Liga 1 2019

Merasa Dicurangi Wasit saat Melawan PSIS Semarang, Persija Jakarta Resmi Kirim Surat Protes

Di menit ke-78, Yudi Nurcahya mendiamkan handball bek PSIS Semarang, M. Rio Saputra, di kotak penalti PSIS, para pemain sempat protes, tapi tidak digu

Merasa Dicurangi Wasit saat Melawan PSIS Semarang, Persija Jakarta Resmi Kirim Surat Protes
Media Persija
Pertandingan PSIS vs Persija. 

Persija Jakarta memang sudah takluk 1-2 dari tuan rumah PSIS Semarang pada match day kedua Liga 1 2019, Minggu (26/5/2019) lalu di Stadion Moch. Soebroto, Magelang.

Kekalahan itu rupanya masih membekas di kubu Persija, lantaran ada satu keputusan kontroversial wasit Yudi Nurcahya yang memimpin jalannya pertandingan.

Di menit ke-78, Yudi Nurcahya mendiamkan handball bek PSIS Semarang, M. Rio Saputra, di kotak penalti PSIS, para pemain sempat protes, tapi tidak digubris oleh Yudi.

Merasa dicurangi dan tidak terima atas keputusan wasit yang dinilai merugikan tim Ibu Kota, manajemen Persija resmi mengirim surat keberatan atau protes kepada pengawas pertandingan PSIS kontra Persija.

Manajer Tim Persija, Marsekal Pertama TNI AU, Ardhi Tjahjoko, Selasa (28/5/2019) di Lapangan TNI AU, Halim Perdanakusuma.
Manajer Tim Persija, Marsekal Pertama TNI AU, Ardhi Tjahjoko, Selasa (28/5/2019) di Lapangan TNI AU, Halim Perdanakusuma. (Wartakotalive.com/Gisesya Ranggawari)

"Kemarin kami sudah buat surat protes (keberatan) tertulis secara resmi," kata Manajer Tim Persija Marsekal Pertama TNI AU, Ardhi Tjahjoko kepada Warta Kota, Selasa (28/5/2019) di Lapangan TNI AU, Halim Perdanakusuma.

"Kami kirimkan surat itu kepada match commissioner terkait keputusan wasit mendiamkan handsball saat Persija lawan PSIS. Bukti videonya juga sudah kami kirim," imbuh Ardhi.

Keyakinan Ardhi atas kebenaran handball pada laga PSIS kontra Persija itu didasari banyaknya saksi yang melihat langsung di lapangan.

Terlebih, Ardhi yang pada saat pertandingan duduk di bench pemain juga mengaku melihat jelas M. Rio menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak pinalti.

"Menurut saya kan lucu, wasit ditanya tidak melihat padahal dia ada di depan kejadian, masa ada empat wasit tidak melihat. Saya dari bench saja lihat kok," tegas pria 51 tahun itu.

Lebih lanjut, Ardhi berharap dengan usulan PSSI terkait penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Liga 1 bisa memberikan keadilan bagi seluruh tim meski di sisi lain terpaksa menghilangkan drama sepakbola.

"Sekarang kan yang membuat ramai dan seru dramanya itu, tapi kan ya pasti ada plus minusnya-lah. Plusnya tidak ada klub yang dirugikan dengan keputusan wasit, minusnya drama berkurang," tutur Ardhi. (M17)

TERPOPULER

 PROFIL 4 JENDERAL Target Pembunuhan, Cerita Lengkap dari Orang Dekat Jokowi sampai Sniper Khusus

 Nyinyiri Wiranto, Fahri Hamzah: Saya Juga Pernah Mau Dibunuh, Tapi Hukum Diam Saja

 7 Fakta Perempuan Inisial AF yang Dituduh Suplai Senjata pada Aksi 22 Mei, Istri Purnawirawan Mayjen

 6 Tersangka Pembunuh Bayaran 4 Jenderal, di Salah Satu Rumahnya Ditempeli Stiker Prabowo-Sandi

TERKINI

 Kepala Imigrasi dan Anak Buahnya Ditangkap KPK Setelah Buka Puasa Bersama, Nilai Suap Rp 1 Miliar?

 BPK Soroti Utang Pemerintah yang Terus Membengkak Sejak 2015, Ini Jawaban Cerdas Sri Mulyani

 PNS Libur Lebaran Selama 9 Hari, Tanggal 31 Mei Masuk Kerja, Tanggal 1 Juni Tetap Upacara

 

Gosip Seleb

 TERUNGKAP, Inilah Mantan Raffi Ahmad yang Membuat Nagita Slavina Cemburu

 Kedekatan Sule dan Naomi Zaskia Makin Terlihat, Mulai dari Suapan Sampai Bilang Sayang

 Padahal Komedian, Konten Youtube Abdur Arsyad Dianggap Cerdas & Berkualitas 

 BARU, Pemerintah Keluarkan Kepres Cuti Bersama Lebaran 2019 untuk PNS di Tanggal Ini 

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved