Mudik 2019

Kebijakan Ganjil Genap Diganti Diferensiasi Tarif di Pelabuhan Merak-Bakauheni, Ini Alasannya

Dengan demikian, kebijakan ganjil-genap tidak berlaku dengan adanya pemberlakuan diskon dan kenaikan tarif ini,

Kebijakan Ganjil Genap Diganti Diferensiasi Tarif di Pelabuhan Merak-Bakauheni, Ini Alasannya
Wartakotalive.com/Gopis Simatupang
ILUSTRASI Suasana antrean kendaraan menuju kapal di Pelabuhan Merak, Banten. 

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerapkan diferensiasi tarif yaitu berupa diskon dan kenaikan tarif di lintas Merak-Bakauheni.

Dengan demikian, kebijakan ganjil genap juga tidak diberlakukan.

Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selaku operator telah siap melakukan diferensiasi tarif tiket terpadu Lintas Merak-Bakauheni dari Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni pada kondisi puncak Lebaran tahun 2019/ 1440 Hijriah.

SIMAK Jadwal Ganjil-Genap di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Sistem One Way Cikarut-Brebes Barat

Sepekan Jelang Lebaran 2019, Pemudik Sepeda Motor Mulai Padati Jalan Kalimalang Bekasi

TRAGIS Pria Setengah Baya Diduga Dibunuh dan Ditenggelamkan Saudara Sendiri, Karena Bebani Keluarga?

Ketentuan ini akan ditetapkan pada 30 Mei- 3 Juni pada Pelabuhan Penyeberangan Merak. Sementara tanggal 7 Juni sampai 10 Juni pada Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni.

“Ketentuan Diferensiasi Tarif tersebut yaitu akan dikenakan diskon 10% pada siang hari dan kenaikan 10% pada malam hari,” kata Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kemenhub, di Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2019).

Pasokan Air Palyja di Jakarta Barat akan Terganggu, Ini Wilayah dan Waktu yang Terdampak

Dalam ketentuan tersebut berlaku bahwa diskon Tarif Jasa Kepelabuhanan dikenakan sebesar 10% (sepuluh persen) dari Tarif Tiket Terpadu (termasuk pembulatan) untuk angkutan kendaraan penumpang beserta penumpangnya. Dengan ukuran panjang sampai dengan 5 (lima) meter (Golongan IV) pada Pukul 08.01 WIB sampai dengab 19.59 WIB

Lalu, kenaikan Tarif Jasa Kepelabuhanan dikenakan sebesar 10% dari Tarif Tiket Terpadu (termasuk pembulatan) untuk angkutan kendaraan penumpang beserta penumpangnya. Dengan ukuran panjang sampai dengan 5 (lima) meter (Golongan IV) pada Pukul 20.00 WIB sampai dengan 08.00 WIB.

“Diferensiasi tarif ini akan dikenakan pada layanan regular (non-eksekutif). Dengan adanya ketentuan ini kami harapkan tidak semua penumpang menumpuk di satu waktu saja," kata Budi.

Sehingga, lanjutnya, tidak terjadi antrian panjang di malam hari lagi sampai ke jalan tol.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan (Menhub), usai melakukan Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran di Dermaga Executive Pelabuhan Merak, Sabtu (11/5/2019
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan (Menhub), usai melakukan Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran di Dermaga Executive Pelabuhan Merak, Sabtu (11/5/2019 (BKIP Kemenhub)

Harapannya dengan adanya kebijakan ini dapat mempengaruhi pola perjalanan sehingga terjadi pendistribusian calon penumpang dan memecah antrian kendaraan di malam hari.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved