Isu Makar

TERBARU Kivlan Zen Kini Tersangka Makar, Pengacara Merasa Purnawirawan TNI Itu Telah Difitnah

Kami merasa difitnah dengan laporan polisi tersebut dan telah kami klarifikasi, bahwa kami tidak ada upaya untuk menggulingkan pemerintah

TERBARU Kivlan Zen Kini Tersangka Makar, Pengacara Merasa Purnawirawan TNI Itu Telah Difitnah
Kompas TV
Mantan Kaskostrad Mayjen Purn Kivlan Zen, Senin (13/5/2019). 

Penyidik Mabes Polri menetapkan status tersangka terhadap mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong dan makar. 

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Senin (27/5/2019) malam. "Sudah tersangka," kata Brigjen Dedi seperti dikutip Kompas.com.

Kivlan sebelumnya telah diperiksa polisi sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Kuasa hukum Kivlan, Pitra Ramdhoni mengatakan, kliennya sudah mengklarifikasi kepada penyidik bahwa tidak ada niatan Kivlan untuk makar dalam unjuk rasa pada 9 Mei 2019.

Jadi Saksi Kasus Makar Eggi Sudjana dan Dicecar 51 Pertanyaan, Kivlan Zen: Saya Terima Apa Adanya

VIDEO: Kivlan Zen Diperiksa Polisi Soal Pidato Makar Eggi Sudjana

Kepada Penyidik Kivlan Zein Sebut Tak Bisa Berpendapat Atas Seruan People Power Eggi Sudjana

Pitra pun menyebut laporan polisi yang menuding Kivlan hendak melakukan makar sebagai fitnah.

"Kami merasa difitnah dengan laporan polisi tersebut dan telah kami klarifikasi, bahwa kami tidak ada upaya untuk menggulingkan pemerintah seperti dalam pasal makar. Kami hanya protes, berunjuk rasa terhadap kecolongan-kecolongan (dalam pemilu). Dan itu (unjuk rasa) hanya dilakukan di Bawaslu dan KPU," kata Pitra.

Sebelumnya, Kivlan dilaporkan oleh seseorang bernama Jalaludin asal Serang, Banten dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim.

Kivlan Zein didampingi pengacara Eggi Sudjana memberikan orasi saat demo di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).
Kivlan Zein didampingi pengacara Eggi Sudjana memberikan orasi saat demo di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019). (Wartakotalive.com/Adhy Kelana)

Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoaks) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.

Keterlibatan Sejumlah Purnawirawan

Sebelumnya Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldokomemberikan bocoran soal adanya beberapa purnawirawan TNI disebut menjadi bagian dari perusuh dalam aksi 22 Mei.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved