Rumah Makan di Sukmajaya Kota Depok Ludes Terbakar

Sebelum kejadian, pemilik bangunan bernama Rumah Makan Yanti serta karyawan tengah menyiapkan warung untuk buka operasi.

Rumah Makan di Sukmajaya Kota Depok Ludes Terbakar
Warta Kota
Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan rumah makan di Jalan Merapi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, 

Sebuah bangunan rumah makan di Jalan Merapi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, ludes dilalap si jago merah, Selasa (28/5/2019) siang.

Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Gandara Budiana, penyebab kebakaran masih diselidiki, namun diduga kuat akibat konsleting listrik.

"Kejadiannya sekitar jam setengah satu siang. Saat itu penghuni rumah melihat ada percikan api di atas plafon dan tak lama kemudian langsung merembet karena kebetulan angin kencang," bilang Gandara di lokasi kejadian, Selasa (28/5/2019).

VIDEO: Terminal Pondok Cabe Siap Layani Pemudik Moda Bus AKAP

Sebelum kejadian, pemilik bangunan bernama Rumah Makan Yanti serta karyawan tengah menyiapkan warung untuk buka operasi.

Begitu melihat percikan api yang tiba-tiba membesar, seluruh orang di dalam ruangan itu langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

VIDEO: Apel Pengamanan Lebaran, Polres Jakarta Utara Awali dengan Lantunan Asmaul Husna

Warga setempat yang melihat api menjalar hendak membantu memadamkan api, namun kesulitan mendapatkan sumber air. Beruntung, tujuh unit mobil Damkar tiba di lokasi kejadian tak lama kemudian.

"Kami mengerahkan tujuh unit mobil Damkar serta 30 personel. Apinya berhasil padam sekitar satu jam kemudian," kata Gandara.

Dia memastikan, kebakaran itu hanya melalap bangunan Rumah Makan Yanti, tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

VIDEO: Ustadz Sambo Dicecar 49 Pertanyaan Soal Kasus Makar Eggi Sudjana

Gandara juga menyampaikan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat peristiwa itu. Meski demikian, seluruh bangunan ludes dilalap api karena material bangunan didominasi oleh kayu.

"Untuk nilai kerugiannya masih dihitung oleh pemilik, namun ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," ungkapnya. (gps)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved