Mudik Lebaran

Ini Alasan Dishub Bekasi Terapkan Penutupan U-Turn Jalur Mudik

Dinas Perhubungan Kota Bekasi kembali menerapkan penutupan putaran balik (u-turn) di jalur mudik di wilayah setempat.

Ini Alasan Dishub Bekasi Terapkan Penutupan U-Turn Jalur Mudik
Warta Kota/adhy kelana
Ilustrasi pak ogah menjaga putaran balik atau u-turn. 

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM -- Dinas Perhubungan Kota Bekasi kembali menerapkan penutupan putaran balik (u-turn) di jalur mudik di wilayah setempat.

Namun dari sembilan jalur mudik, kemungkinan hanya satu yang tidak ditutup dengan alasan perlu bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat selaku pemegang kewenangan di ruas jalan itu.

Kepala Bidang Teknik Pengendalian Operasi pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi Johan Budi Gunawan mengatakan, penutupan u-turn menyusul setelah pihaknya melakukan kajian mendalam tentang arus mudik dan balik lebaran 1440 H.

Guna mendukung kebijakan pemerintah pusat mengenai memberlakukan satu arah atau one way di ruas tol Jakarta-Cikampek, maka Pemerintah Kota Bekasi menutup u-turn.

"Penutupan u-turn agar arus kendaraan sepeda motor di jalan arteri menuju timur Kota Bekasi bisa lancar tanpa hambatan," kata Johan pada Selasa (28/5).

Menurut Johan ada sembilan jalur mudik di Kota Bekasi adalah Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Djuanda, Jalan Sudirman, Jalan Chairil Anwar, Jalan Cut Meutia, Jalan Mayor Hasibuan, Jalan Ahmad Yani, Jalan KH Noer Alie dan Jalan Sultan Agung. Dari sembilan ruas jalur mudik itu, kata dia, kemungkinan Jalan Sultan Agung saja yang u-turn nya tidak ditutup petugas.

"Untuk Jalan Sultan Agung sepertinya tidak ditutup karena harus menggunakan barrier beton dan itu tanggung jawab Kementerian Pupera," ujar Johan.

Johan mengatakan, u-turn di Jalan Djuanda yang paling banyak ditutup.

Di sana ada 12 u-turn yang ditutup dari panjang jalan sekitar 5,2 kilometer.

Setelah itu delapan putar balik di Jalan Sudirman yang memiliki panjang 2,2 kilometer ditutup petugas.

Selanjutnya masing-masing tujuh titik di Jalan Chairil Anwar dan I Gusti Ngurah Rai juga ditutup.

Lalu ada lima putar balik kendaraan di Jalan Cut Meutia yang ditutup.

Berikutnya ada tiga titik di Jalan Mayor Hasibuan dan dua titik di Jalan Ahmad Yani yang ditutup petugas.

"Penutupan putar balik kendaraan mempertimbangkan aspek kelancaran lalu lintas, karena kalau tidak ditutup akan menghambat pengendara yang datang dari barat ke timur," ujarnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved