BI Inisiasi Penggunaan Data Penghubung untuk Transaksi Digital

Bank sentral Indonesia, Bank Indonesia atau BI, akan menginisiasi penggunaan data penghubung (data hub) untuk transaksi digital.

thinkstockphotos
Ilustrasi. Bank sentral Indonesia, Bank Indonesia atau BI, akan menginisiasi penggunaan data penghubung (data hub) untuk transaksi digital. 

Penggunaan data hub dapat mencegah terjadinya monopoli data seperti Alibaba di China.

Dalam transformasi digital terutama finansial, data merupakan hal yang paling penting.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Bank sentral Indonesia, Bank Indonesia atau BI, akan menginisiasi penggunaan data penghubung (data hub) untuk transaksi digital.

Tujuannya untuk mendorong transformasi digital, yang ujungnya bisa mendorong ekonomi nasional.

Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Erwin Haryono, mengatakan, penggunaan data hub dapat mencegah terjadinya monopoli data seperti Alibaba di China.

Dapat Tekanan Amerika Serikat, Jepang Akan Membatasi Kepemilikan Asing

Menurut Erwin, Alibaba bisa berkembang dengan sangat cepat karena mereka menguasai data tersebut.

"Jadi dia superkapitalis di negara komunis," ujarnya saat bincang-bincang bersama media di gedung BI, Senin (27/5/2019).

Ke depan dengan adanya data hub maka akan terjadi sharing data.

Sehingga ada kolaborasi antara perbankan dengan fintech.

Tagihan Listrik di Rumah Melonjak? Ada Tawaran dari Listriku.id

Erwin mengatakan, dalam transformasi digital terutama finansial, data merupakan hal yang paling penting.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved