Mudik 2019

Tarif Bus Double Dekker Naik, Namun Perjalanan Mudik Dianggap Lebih Nyaman dari Bus Reguler

Tino memilih bus mewah itu lantaran bus dirasakannya sangat nyaman dibandingkan dengan bus reguler.

Tarif Bus Double Dekker Naik, Namun Perjalanan Mudik Dianggap Lebih Nyaman dari Bus Reguler
Warta Kota/Dwi Rizki
Bus Double Dekker PO Agra Mas di Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur pada Senin (27/5/2019). 

Kemacetan panjang serta jauhnya jarak perjalanan yang harus ditempuh selama mudik Lebaran menjadi momok menakutkan setiap tahun.

Namun tidak bagi sejumlah penumpang yang menumpang bus model double dekker.

Seperti halnya Tino (56) warga Cakung, Jakarta Timur.

Dirinya bersama istri Kamiyem (50) dan seorang anaknya menumpang bus model double Dekker milik Perusahaan Otobus (PO) Agra Mas untuk pulang ke kampung halamannya ke Wonogiri, Jawa Timur.

Kendaraan Pribadi yang Meninggalkan Jakarta Diprediksi Mengalami Peningkatan Saat Arus Mudik 2019

BERITA FOTO: Pemudik Pilih Mudik Lebih Awal Antisipasi Lonjakan Penumpang dan Kemacetan

Cara Mudah Memesan Makanan di Jalan Tol Saat Melakukan Mudik

Tino memilih bus mewah itu lantaran bus dirasakannya sangat nyaman dibandingkan dengan bus reguler.

Tidak hanya kursi yang dapat direbahkan hingga 140 derajat dan memiliki sandaran kaki, bus bertingkat itu dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, seperti televisi, toilet hingga minuman dan makanan ringan.

Sehingga menurutnya, kenyamanan yang ditawarkan sangat adil, walau harga tiket bus double dekker lebih mahal dibandingkan dengan harga tiket bus reguler, khususnya pada masa tuslah atau masa mudik Lebaran.

Persija Belum Menang dalam Dua Laga, Ivan Kolev Diberi Waktu Sampai Paruh Pertama Kompetisi

"Makanya saya dari jauh-jauh udah pesen tiket, dapet sepuluh hari puasa kita udah pesen lewat online. Apalagi kursi yang di bawah ini, kita harus buru-buru pesen supaya nggak kehabisan," ungkap Tino diamini Kamiyem.

Mengenal kondisi terminal serta hiruk pikuk mudik tahun ini, Tino merasakan banyak kemajuan. Terminal Pulogebang katanya semakin modern dan tertata baik, khususnya toilet yang bersih dan nyaman.

"Udah jauh ya kalo kita lihat tahun-tahun lalu, sekarang juga saya lebih milih (Terminal) Pulogebang dibanding ke (Terminal) Rambutan. Soalnya emang lebih enakan dari sini, sepi terus nggak jauh dari rumah," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved