PLN Janji Pasokan Listrik Selama Masa Mudik Lebaran akan Aman

PLN Disjaya memroyeksikan beban listrik di Jakarta akan berkurang hingga 30 persen saat Lebaran nanti.

PLN Janji Pasokan Listrik Selama Masa Mudik Lebaran akan Aman
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ilustrasi. 

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) memastikan bahwa pasokan listrik selama masa mudik Lebaran, akan aman.

Di mana PLN Disjaya memroyeksikan beban listrik di Jakarta akan berkurang hingga 30 persen saat Lebaran nanti. 

“Kami pastikan pasokan listrik akan cukup."

"Karena, beban puncak listrik di Jakarta pada saat Lebaran nanti diperkirakan akan terjadi pada tanggal 5 dan 6 Juni, mencapai sebesar 2.600 MW (Megawatt) atau turun 50 persen."

"Di mana biasanya beban puncak kelistrikan Jakarta mencapai 5.100 MW,” kata M Ikhsan Asaad, General Manager PLN Disjaya, Senin (27/5/2019).

Beban puncak listrik di Jakarta, lanjut M Ikhsan, biasa terjadi pada siang hari.

Pedagang Khawatir Harga Naik Jelang Kenaikan Tarif Dasar Listrik

Pemerintah Naikkan Tarif Dasar Listrik, Buruh Bakal Gelar Demo Rabu Depan

Pasalnya, konsumsi listrik di Jakarta, 60 persen berasal dari kegaiatan bisnis dan perkantoran.

Karena itu, saat masa mudik Lebaran, konsumsi listrik akan turun.

Terungkap Upaya Penyelundupan Manusia Lewat Celah Sempit Dashboard Mobil dan Sela Mesin

Cara Mudah Memesan Makanan di Jalan Tol Saat Melakukan Mudik

Karena, kegiatan bisnis dan perkantoran diliburkan.

Ikhsan menjelaskan, berbeda dengan daerah lain, beban puncak untuk Jakarta terjadi pada siang hari.

Hal itu terjadi karena sekitar 60 persen konsumsi listrik berasal dari kegiatan bisnis dan perkantoran.

Saat Lebaran, kegiatan bisnis sementara berhenti sehingga konsumsi listrik pun turun drastis.

“Kami memastikan bahwa Jakarta merupakan sistem yang paling kuat, dipasok enam subsistem, andal sekali."

"Selama periode siaga, seminggu sebelum Lebaran juga sudah tidak boleh ada kegiatan pemeliharaan."

"Kami juga siapkan UPS 46 unit, powerbank 75 unit, trafo bergerak 16 unit, crane mobile 4, dan kabel bergerak 5 unit,” jelasnya.

Menguak Misteri Korban Pengeroyokan di Samping Masjid Al Huda Dipastikan Warga Bukan Andri Bibir

WNA Amerika Serikat Tewas di Hotel Grand Kemang Setelah Seminggu Tak Henti Menenggak Miras

Ungkapan Kepedihan Hati Barcelona dalam Kekalahan Menyakitkan yang Sulit Terobati

Selain itu, pihaknya juga menjamin pasokan listrik di 384 masjid, 19 kantor media, 286 VVIP dan VIP, yaitu Istana Presiden, rumah wapres, dan rumah dinas.

Kemudian 11 rumah sakit, 6 sarana transportasi yaitu bandara, terminal, stasiun, serta 44 kantor polisi.

 
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved