Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Beri Peringatan ke Kim Jong Un

Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat mengatakan, peluncuran rudal Korea Utara baru-baru ini melanggar resolusi Dewan Keamanan AS.

Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Beri Peringatan ke Kim Jong Un
thinkstockphotos
Ilustrasi. John Bolton, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat mengatakan, peluncuran rudal Korea Utara baru-baru ini melanggar resolusi Dewan Keamanan AS. 

WARTA KOTA, PALMERAH---- John Bolton, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat mengatakan, peluncuran rudal Korea Utara baru-baru ini melanggar resolusi Dewan Keamanan AS.

Ia mendesak Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk kembali membahas denuklirisasi.

Mengutip Reuters, yang dilansir Kontan, Sabtu (25/5/2019), ini adalah pertama kalinya seorang pejabat senior AS menggambarkan uji coba nuklir itu sebagai pelanggaran terhadap resolusi PBB yang bertujuan menghentikan program nuklir dan rudal Korea Utara.

Perang Dagang, China Kecam Pernyataan Menteri Luar Negeri AS

"Resolusi AS melarang peluncuran rudal balistik apapun," ujar Bolton seperti dikutip Reuters.

Ia menambahkan, uji coba penembakan Korea Utara termasuk rudal balistik jarak dekat dan jadi tidak diragukan itu adalah pelanggaran.

Awal bulan ini, Kim Jong Un mengawasi peluncuran pertama senjata yang belum teruji sebelumnya.

Dampak Perang Dagang, Media China Kampanyekan Anti iPhone

Bolton mengatakan AS masih terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan rezim Kim.

Akan tetapi tidak mengubah posisinya dari yang digariskan dalam pertemuan KTT terakhir antara AS dan korea Utara di Hanoi.

"Trump telah membuka pintu untuk Kim, langkah selanjutnya adalah Kim berjalan melalui (pintu itu)," katanya.

Tarif Tol Didiskon 15 Persen Enam Hari Selama Musim Mudik, Catat Tanggalnya

Bolton juga mendesak Kim untuk menyetujui pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, yang katanya dapat membantu memulai kembali dialog tentang program senjata Korea Utara.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved