Eksklusif Warta kota

Para Pengusaha Ini Tak Pikirkan Keuntungan, Dibayar dengan Doa dan Bacaan Alquran Sudah Cukup

Pengusaha restoran Soto Kauman Express khusus di bulan Ramadan sediakan 50 paket menu berbuka gratis, syaratnya ini

Wartakotalive/Gopis Simatupang
Soto Kauman Express di Sawangan Depok bayar pakai doa selama bulan Ramadan 

Setiap pengusaha atau pedagang pasti menginginkan keuntungan.

Namun berbeda dengan Ubaidillah pemilik Soto Kauman Express di Sawangan, Depok, di waktu-waktu tertentu.

Menurut Ubay, sapaan akrabnya, selama bulan Ramadan setiap hari menyiapkan 50 set menu lengkap berbuka puasa bagi pelanggan.

Menu berbuka di restoran Soto Kauman Express bayarnya cukup pakai doa.

Ini merupakan tahun keenam Soto Kauman Express yang berada di Jalan Muchtar Nomor 8-A, Kelurahan Sawa­ngan, Kecamatan Sa­wangan, menggelar program tersebut.

Hari Ini Matahari Tepat di Atas Kabah, Begini Cara Menentukan Arah Kiblat dengan Cara Mudah

Nassar Sungkar Bagikan Uang Rp 100 Juta Untuk 1.000 Anak Yatim-Piatu Disela Berbuka Puasa di Hotel

Artinya setiap tahun pula sebanyak 50 pelanggan yang beruntung per harinya tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun.

Tak tanggung-tanggung, tiap set menu gratis itu terdiri atas empat jenis makanan serta minuman yakni soto orisinal plus nasi putih, siomay, buah kurma, dan minuman segar.

Jika dirupiahkan, satu set menu itu senilai Rp 20.000-an. Kalikan saja dengan 50 porsi.

Kepada Warta Kota, Ubay mengatakan, program 'Buka Puasa Bayar Pake Doa' dimulai pada awal tahun 2014.

"Program ini berlangsung selama bulan Ramadan pukul 18.00-18.30 WIB," kata Ubay, Senin (13/5) silam.

Ubay menyampaikan, program Buka Puasa Bayar Pake Doa ini sengaja dia pertahankan tiap tahun demi mengejar dua keutamaan dalam bulan Ramadan: pahala orang berpuasa dan doa orang yang berpuasa.

"Ketika memberi makanan berbuka puasa, pahalanya sama seperti yang berpuasa dan salah satu doa yang makbul adalah ketika orang berbuka puasa," jelas ayah tiga anak itu.

Menurutnya, setiap hari Soto Kauman Express rata-rata menjual 100 porsi makanan. Itu artinya, dia hanya meraup pemasukan dari 50 persen menu yang terjual, karenanya sisanya gratis.

Meski demikian, Ubay meyakini, yang namanya berbagi tidak akan rugi, sekalipun dalam konteks ia menjalankan bisnis.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved