Breaking News:

Pilpres 2019

Dua Tersangka Kerusuhan Aksi 22 Mei 2019 Konsumsi Narkotika, Kata Polisi untuk Tambah Keberanian

Dua dari enam tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal terkait kerusuhan aksi 22 Mei, terbukti menggunakan narkotika.

Kompas TV
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal menunjukkan senjata api 

KEPALA Divisi Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal mengungkapkan, dua dari enam tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal terkait kerusuhan aksi 22 Mei, terbukti menggunakan narkotika.

Keduanya adalah TJ yang berperan sebagai eksekutor dan AD sebagai penjual senjata api rakitan, di samping tersangka lainnya, yaitu HK alias Iwan, AZ, IR, dan AF alias Fifi.

“TJ kami tangkap 24 Mei 2019 di Sentul, Citereup, Bogor pukul 08.00 WIB, dan setelah diperiksa urine-nya positif dengan zat narkotika amfetamine dan metamfetamine,” ungkap Iqbal dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Ini Peran Enam Tersangka Baru Terkait Kerusuhan Aksi 22 Mei, Salah Satunya Perempuan

Iqbal mengungkapkan, TJ merupakan eksekutor dan menguasai senjata api laras pendek cal 22 dan senjata api laras panjang cal 22.

Saat diperiksa, TJ mengaku menerima uang Rp 55 juta sebagai imbalan untuk tugasnya.

“Konsumsi zat narkotika itu digunakan untuk meningkatkan keberanian, memang cocok untuk tugas yang diembannya,” jelas Iqbal.

Delapan Orang Tewas, Polri Gandeng Komnas HAM Usut Kerusuhan Aksi 22 Mei

Selain TJ, AD juga terbukti mengonsumsi zat narkotika yang sama. AD diketahui berperan sebagai penjual senjata api rakitan meyer, senjata api rakitan laras panjang, dan senjata api rakitan laras pendek terhadap ekskutor sekaligus leader HK alias Iwan.

AD ditangkap di kawasan Swasembada, Jakarta Utara pada 24 Mei 2019 pukul 08.00 WIB.

“Tersangka AD ini justru konsumsi zat narkotikanya lebih banyak,” terang Iqbal.

Polisi Duga Perusuh Aksi 22 Mei Bakar Asrama Brimob Petamburan untuk Rebut Senjata Aparat

Sebelumnya, Iqbal mengatakan, pihaknya menetapkan status tersangka kepada enam orang.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved