Kuliner

Berburu Es Tebak Khas Minang di Jalan Kramat Soka

Sekilas, bentuknya mirip es campur. Namun ada yang berbeda dari es tebak, minuman dalam khasanah kuliner Minang di warung Nasi Kapau Bukit Tinggi ini.

Berburu Es Tebak Khas Minang di Jalan Kramat Soka
warta kota
Warung Nasi Kapau Bukit Tinggi di Jalan Kramat Soka, Jakarta Pusat, ini Anda bisa menemukan es tebak khas Minang. 

Yang membedakan yaitu es tersebut diproduksi sendiri, mulai dari bahannya hingga pemanis.

Mulai Langka, Berikut 6 Kuliner Betawi yang Banyak Muncul di Bulan Ramadhan

"Sama kayak es campur hanya saja ini ada cendolnya, dan cendolnya ini berwarna putih, dari tepung beras. Semuanya kita olah sendiri," kata Lulu, saat ditemui Senin (27/5/2019).

Selama bulan puasa, pemesanan es tebak mengalami peningkatan dibandingkan pada hari biasa. Hampir 5 kali lipat.

Biasanya masyarakat mulai ramai membeli es tebak saat menjelang buka puasa.

Adapun isi dari es tebak sendiri dilengkapi potongan nangka, alpukat, kolang-kaling, cincau, kelapa muda, dan tape singkong.

Campuran pemanis membuat minuman ini mengugah selera anda saat berbuka puasa.

"Kalo mau buka itu ramai banget, selalu antre. Tapi kalau siang, jarang," ujarnya.

Untuk melayani lonjakan pembeli yang meningkat pada sore hari, Lulu biasanya menyiapkan ratusan bungkus.

SEMARAK RAMADAN-Kampoeng Ramadan di Masjid Raya Bintaro Jaya Sajikan Kuliner hingga Busana Muslim

"Supaya tidak repot saat pembeli ramai, nanti tinggal kasih es dan pemanis saja," katanya.

Untuk satu porsi es tebak dibanderol dengan harga Rp 18.000 per bungkus.

Selain es tebak beberapa makanan khas Minang pun juga disajikan, seperti lamang tapai, bubur kampiun, dan lape nago sari.

Aneka penganan itu akan kita bahas di lain kesempatan. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved