Dari 243 Remaja Yang Diamankan, 4 Remaja Diantaranya Dijadikan Tersangka Dalang Kerusuhan SOTR

“Saat didatangi dan melihat jumlahnya banyak sekali, mereka diduga akan tawuran. Di lokasi penangkapan, kami temukan banyak senjata tajam

Dari 243 Remaja Yang Diamankan, 4 Remaja Diantaranya Dijadikan Tersangka Dalang Kerusuhan SOTR
istimewa
Ratusan remaja diamankan dan dikumpulkan di Polrestro Tangerang karena mengadakan SOTR dengan cara konvoi kebutan-kebutan naik motor dan membawa senjata tajam, Sabtu (25/5) malam. 

Ratusan anak remaja diamankan kawanan polisi karena menggelar sahur on the road (SOTR) secara brutal. Sambil konvoi kebut-kebutan naik sepeda motor, mereka juga menenteng berbagai jenis senjata tajam, Sabtu (25/5/2019) malam.

“Ada 243 remaja melakukan konvoi dengan mengendarai 155 sepeda motor secara berboncengan. Mereka membawa senjata tajam. Empat remaja sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, AKBP Dicky Ario Yustianto, Minggu (26/5/2019) kepada Wartakotalive.com.

Ia menyebut gerombolan remaja ini diduga hendak tawuran di Jalan Veteran dan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

“Ini sangat meresahkan masyarakat. Makanya segera kami amankan,” ucapnya.

Dicky menjelaskan ditangkapnya ratusan anak remaja tersebut berawal dari laporan warga yang memberitahu ada sekelompok anak remaja kebut-kebutan di sekitar Kota Tangerang.

Waspadai Setelah Pukul 12 Malam, Geng Motor Bermodus SOTR Berkeliaran

Ratusan TNI Siap Amankan Lebaran di Kota Depok

Mendapat informasi tersebut, Tim Elang Cisadane Polrestro Tangerang segera mendatangi lokasi kejadian.

“Saat didatangi dan melihat jumlahnya banyak sekali, mereka diduga akan tawuran dengan pihak lain. Di lokasi penangkapan, kami temukan banyak senjata tajam seperti samurai,” ucap Dicky.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menetapkan empat remaja sebagai tersangka karena diduga sebagai otak aksi tersebut.

Mereka berinisial AG (19), PI (16), ST (17) dan D (16).

Sementara sisanya dilakukan pendataan dan diambil sidik jari serta fotonya.

“Selanjutnya dikembalikan kepada orang tua masing-masing dilengkapi surat pernyataan, sebelum diserahkan kepada orang tua diberi arahan oleh Kasat Bimas dulu,” ujar AKBP Dicky.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved