Berita Video

VIDEO: Bawa 51 Alat Bukti, Prabowo-Sandi Resmi Layangkan Gugatan Pilpres ke Mahkamah Konstitusi

"51 alat bukti ini ada kombinasi antara dokumen dan saksi, ada saksi dan fakta. Baru 51, kami akan melengkapi bukti-bukti yang diperlukan,"

Diwakili delapan pengacara, calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo-Sandi resmi mengajukan permohonan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (24/5/2019) pukul 22.30.

Sebanyak 51 alat bukti diserahkan ke pihak MK dan direrima langsung oleh Panitera MK, Muhidin, di ruang penyerahan perkara, Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.

"51 alat bukti ini ada kombinasi antara dokumen dan saksi, ada saksi dan fakta. Baru 51, kami akan melengkapi bukti-bukti yang diperlukan," kata Bambang Widjojanto selaku Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga.

Tim kuasa hukum tiba di Gedung Mahkamah Konstitusi tepat pada pukul 22.30 atau 90 menit sebelum batas penyerahan sengketa Pemilu 2019 resmi ditutup.

Dalam penyerahan permohonan sengketa Pilpres 2019, tim pengacara Prabowo-Sandi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengawal proses gugatan.

"Ada beberapa argumen penting yang kami ajukan yang sepenuhnya belum bisa kami beritahukan. Tapi kalau sudah di register (di website MK), bisa diakses publik," papar Bambang.

Bambang kemudian mengutip kabar yang beredar di masyarakat, bahwa inilah Pemilu terburuk di Indonesia selama Indonesia berdiri. Menurutnya, Pemilu demokratis justru terjadi diawal kemerdekaan.

Permohonan ini dikatakan Bambang menjadi penting untuk disimak, menurutnya, Mahkamah Konstitusi akan diuji apakah nantinya pantas untuk menjadi satu mahkamah yang menorehkan warisan peradaban kedaulatan rakyat atau tidak.

"Marilah kita perhatikan secara sungguh-sungguh proses sengketa ini," kata Bambang.

Tim pengacara pun berharap MK bisa menempatkan diri dimana kejujuran menjadi watak dari kekuasaan

"Bukan bagian dari sikap rezim yang korup," papar Bambang dengan semangat.

Dalam penyerahan permohonan tersebut, Prabowo-Sandi diwakili delapan pengacara diantaranya Zulfadli, Doler Almir, Iskandar Sonhadji, Iwan Satriawam, Lutfhi Yazid, Teukur Nasrullah, Denny Indrayana, dan Bambang Widjajanto.

Kedelapannya dikatakan Bambang ditunjuk dan disetujui langsung oleh Prabowo dan Sandi.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved