Pertama Kali, Nusantara Foundation Akan Bangun Pesantren Khas Indonesia di Amerika

Nusantara Foundation akan bangun sebuah pesantren pertama yang terletak di Connecticut Amerika.

Pertama Kali, Nusantara Foundation Akan Bangun Pesantren Khas Indonesia di Amerika
Wartakotalive/Feryanto Hadi
Presiden Nusantara Foundation Imam Shamsi Ali 

Nusantara Foundation Bangun Pesantren Khas Indonesia di Amerika

Nusantara Foundation akan bangun sebuah pesantren pertama yang terletak di Connecticut Amerika.

Pembangunan pondok pesantren Nur Inka Nusantara Madani ini diperkenalkan oleh Imam Shamsi Ali di Hotel Grand Sahid Jaya, Jumat (24/5/2019)

Presiden Nusantara Foundation Imam Shamsi Ali mengungkapkan, pesantren ini merupakan yang terbesar memiliki luas 7,5 ha sehingga pesantren ini diharapkan dapat menjadi gaung Indonesia di dunia internasional dan islam

"Akan merupakan catatan sejarah Islam dunia di Amerika, kami mendirikan pesantren Indonesia, agar dari seluruh dunia bisa belajar agama di pesantren ini dan nama besar Indonesia tergandeng," katanya.

Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam JIC Menggelar Pesantren Digital Pemograman Android

Imam Shamsi Ali mengaku galau karena sebagai bangsa yang terbesar pemeluk agama islam namun dianggap sebelah mata.

"Alasan saya mendirikan pesantren, dan salah satu yang menggalaukan saya, bangsa dan negara besar ini kurang terdengar gaungnya di dunia internasional, termasuk di dunia Islam. Kita dilihat sebelah mata oleh dunia internasional dan dunia Islam padahal kita sebagai bangsa Islam terbesar didunia," sebut Imam Shamsi Ali.

Pembatasan Unggahan Foto dan Video di Media Sosial Berdampak Buat Operator XL Axiata: Habis Semua

Melalui pesantren ini, ia ingin menyampaikan Islam yang sesungguhnya, yaitu islam yang rahmatan dan ilamin.

"Saya kira kita memiliki potensi untuk itu. Oleh sebabnya saya namakan proyek ini pesantren, karena ini adalah ciri khas Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain," sambungnya.

Korban Penjarahan Aksi 22 Mei, Dua Pemilik Warung Ini Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Imam Shamsi Ali adalah lulusan S2 University islam Internasional di Islamabad, Pakistan.

Ia pernah menjadi guru di Arab Saudi selama dua tahun, dipenghujung pekerjaan sebagai guru ditawarkan oleh duta besar Indonesia di Amerika untuk menjadi imam di kota New York sejak tahun 1997

"Saya dibesarkan oleh peristiwa 9 September dimana sejak itu saya menjadi pembangun komunikasi semua umat beragama di New York, mengadakan dialog-dialog antar agama dan pemerintah Amerika Serikat, dan itu menjadi daya tarik tersendiri bagi pemerintah kota sehingga ketika 911 terjadi saya diminta oleh komunitas muslim menjadi pembicara bahkan dalam dialog dengan presiden Bush saat itu. Sejak itu saya menjadi imam besar di Islamic Center di New York," ungkapnya.

Imam Shamsi Ali berharap pemerintah Indonesia turut ambil bagian dalam pembangunan pesantren Nur Inka Nusantara Madani di Connecticut ini agar pesantren ini menjadi kontribusi dan kebanggaan bangsa Indonesia
Area lampiran

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved