Bulan Suci Ramada

Buka Puasa Bersama, PT Rapik Karya Mandiri Beri Santunan kepada Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

"Ya, tetap kita dukung. Tentu kenaikan tarif parkir ini untuk mengimbangi dan tidak sampai membebankan konsumen."

Buka Puasa Bersama, PT Rapik Karya Mandiri Beri Santunan kepada Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Warta Kota/Rangga Baskoro
PT Rapik Karya Mandiri memberi santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, Sabtu (25/5/2019). 

PT Rapik Karya Mandiri menggelar acara buka puasa bersama. Acara tersebut sekaligus dilakukan untuk memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa.

“Sembari berbuka puasa, kami ingin berbagi di bulan penuh berkah ini. Sebagai wujud syukur kami,” ujar pemilik PT Rapik Karya Mandiri Irfan Januar, Jumat (24/5/2019).

Menurut Irfan, santunan bukan kali pertama diberikan. Namun, setiap bulan anak-anak yatim tersebut kerap menerima santunan berupa dana  untuk keperluan sekolah

Dia berharap, kegiatan sosial ini bisa ditiru oleh pengusaha-pengusaha pengelola jasa parkir lainnya.

“Kita ingin kegiatan sosial ini bisa ditiru oleh teman-teman di Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo),” kata Ketua Umum Aspeparindo ini.

Cara Luna Maya Menjaga Asupan Makanan dan Minuman saat Berbuka Puasa dan Sahur Ramadan

Dukung kenaikan pajak

Sementara itu, PT Rapik Karya Mandiri juga mendukung kenaikan pajak yang diberlakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Tetapi kenaikan tersebut harus diimbangi dengan kenaikan tarif parkir di Jakarta.

“Ya, tetap kita dukung. Tentu kenaikan tarif parkir ini untuk mengimbangi dan tidak sampai membebankan konsumen,” kata Irfan Januar.

Irfan yakin, pemberlakuan tarif parkir mahal oleh Pemprov DKI bisa membatasi penggunaan kendaraan pribadi.

Kebijakan tersebut hanya diberlakukan pada kantong parkir di titik-titik kemacetan.

Menu Gorengan dengan Cabai Rawit dan Kolak Menjadi Sajian Favorit Buka Puasa Laudya Cynthia Bella

“Jadi kebijakan ini tidak berdampak pada kantong parkir di pinggiran,” ucapnya.

Dia menuturkan, kenaikan pajak memiliki dampak positif dan negatif.

Selain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), tentu kenaikan akan mendapat respon dari masyarakat. 

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved