Pilpres 2019

Merawat Kebangsaan, Tompi: Udah deh Pak Amien Rais, Jangan Kebanyakan Nyebar Hoaks!

Tompi ingin kebangsaan negeri ini terus dijaga setelah Pilpres 2019 berakhir. Ia berpesan supaya tidak ada lagi pesan hoaks tersebar luas.

Merawat Kebangsaan, Tompi: Udah deh Pak Amien Rais, Jangan Kebanyakan Nyebar Hoaks!
Warta Kota/Henry Lopulalan
Musisi sekaligus dokter bedah Tompi saat jumpa pers di kliniknya Beyoutiful Aesthetic Clinic, di Jalan Pakubuwono, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018). 

Tompi (40) terkejut ketika melihat dan membaca pemberitaan kericuhan peserta aksi unjuk rasa didepan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, terjadi Selasa-Rabu (21-22/5/2019).

Tompi menduga, kericuhan massa dengan petugas kepolisian yang menjaga ketat Gedung Bawaslu RI itu terjadi karena didalangi para provokator dan kemudian benar terbukti.

Tompi saat ditemui disela jumpa pers 'Romansa Berbuka with Tompi' dan peluncuran single 'Feel This Way' di Toko Musik Melodia, Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).
Tompi saat ditemui disela jumpa pers 'Romansa Berbuka with Tompi' dan peluncuran single 'Feel This Way' di Toko Musik Melodia, Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Saya bisa memilah mana provokator yang memancing keributan dengan peserta aksi unjuk rasa yang sesungguhnya," kata Tompi disela berbincang, kemarin.

Saat itu Tompi ikut mengomentari kericuhan peserta aksi unjuk rasa disela jumpa pers pementasan drama musikal garapan Yayasan Prima Unggul berjudul Dian, the Musical Road to a Musical Film di Ciladak Town Square, Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan.

Ini Alasan Anies Baswedan Tak Imbau Warga Hentikan Unjuk Rasa, Tapi Pemprov DKI Siap Cegah Perusuh

Lewat Video, Prabowo Subianto Meminta Aksi Unjuk Rasa Menolak Pilpres 2019 Segera Diakhiri

Tompi kaget saat melihat beberapa foto yang beredar di sosial media ada yang memperlihatkan para pelaku yang diduga provokator aksi unjuk rasa itu diamankan polisi.

"Begitu bajunya dibuka, bertato semua. Bukan berarti orang bertato itu jelek. Tetapi kalau dilihat dari penampilannya, mereka itu (yang diamankan polisi) preman semua," kata Tompi.

Kericuhan peserta aksi unjuk rasa terus terjadi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) malam
Kericuhan peserta aksi unjuk rasa terus terjadi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) malam (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Aksi massa yang ingin menyampaikan pendapatnya didepan Gedung Bawaslu RI terkait hasil rekapitulasi perhitungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI itu, dinilai Tompi, ternodai aksi para provokator.

"Kasihan yang memang mau berorasi untuk menyampaikan maksud baik, harus ternodai sekelompok orang yang sengaja menjadi penyusup keributan," jelas Tompi.

Fadli Zon kepada Demonstran Aksi 22 Mei: Apa yang Saudara Lakukan Sejalan dengan Konstitusi UUD 1945

VIDEO: Begini Imbauan Prabowo Subianto Kepada Pendukungnya yang Berunjuk Rasa

Salah satu penyusup itu, lanjut penyanyi, dokter kecantikan hingga fotografer profesional ini, terlihat ketika polisi mengamankan satu unit ambulance berlogo Partai Gerindra Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Mobil ambulance itu diamankan polisi di Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, tidak jauh dari Gedung Bawaslu RI. Mobil ini diketahui sengaja disiapkan untuk membuat kericuhan.

Polda Metro Jaya tunjukkan 5 orang di mobil ambulans berlogo Partai Gerindra yang membawa batu, untuk melawan petugas, saat rusuh dalam aksi 22 Mei, Rabu (22/5/2019).
Polda Metro Jaya tunjukkan 5 orang di mobil ambulans berlogo Partai Gerindra yang membawa batu, untuk melawan petugas, saat rusuh dalam aksi 22 Mei, Rabu (22/5/2019). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Sebab, ambulance tadi dipakai untuk menyelundupkan batu-batu hingga bom molotov yang disiapkan untuk memancing keributan peserta aksi unjuk rasa dengan polisi.

Meski ikut terdampak akibat kericuhan didepan Gedung Bawaslu RI yang merembet hingga tempat-tempat lain sekitarnya, Tompi tetap membuka praktik dan menemui para pasiennya.

"Saya tetap praktik seperti biasa. Cuma kasihan ada beberapa pasien saya yang harus berputar jauh untuk menghindari keributan," kata Tompi.

Tompi Tidak Pernah Takut dan Mengkhawatirkan Penyampaian Pendapat Warga Terkait Pemilu 2019

Di Lagu Terbaru Feel This Way, Tompi Berkolaborasi Bersama Gitaris Band Jazz Incognito

Terlepas dari masalah itu, lanjut salah satu personel grup Trio Lestari ini, paling penting adalah, masyarakat bisa menahan diri dan tidak terpancing emosinya.

"Elit politik jangan terus manas-manasin. Saya lihat komentar di sosial media seperti Pak Amien Rais, plis deh pak, jadilah orangtua yang baik dan jangan terus menyebarkan fitnah. Kebanyakan hoaks nih Pak Amien Rais," kata Tompi.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved