Dampak Perang Dagang, Media China Kampanyekan Anti iPhone

Dampak Perang Dagang, Media-Media Lokal China Mulai Kampanyekan Anti iPhone. Penjualan iPhone Bakal Anjlok.

Dampak Perang Dagang, Media China Kampanyekan Anti iPhone
thinkstockphotos
Ilustrasi. Dampak perang dagang, media-media lokal di Tiongkok tidak tinggal diam. Mereka menilai perlakukan pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei adalah tindakan semena-mena. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Dampak perang dagang, media-media lokal di Tiongkok tidak tinggal diam.

Mereka menilai perlakukan Pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei adalah tindakan semena-mena.

Sebagai bentuk rasa solidaritas, media-media lokal mulai menggaungkan kampanye anti iPhone di Tiongkok.

Apalagi, rasa nasionalis orang Tiongkok sangat tinggi dan mengutamakan produk-produk dalam negeri.

Ramayana Targetkan Penjualan Rp 3,2 Triliun, Bakal Tambah Empat Gerai

Media-media lokal di Tiongkok menggambarkan orang yang masih menggunakan smartphone buatan Apple itu sebuah tindakan memalukan.

Bahkan, media-media lokal menyiarkan iklan keunggulan Huawei dibanding Apple.

"Era 5G telah tiba. Huawei memiliki teknologi yang lebih maju dari Apple," begitu isi iklan tersebut seperti dikutip dari laman South China Morning Post.

Sam Li, karyawan di perusahaan telekomunikasi, bersedia menukar iPhone-nya dengan ponsel Huawei karena dorongan emosi melihat perlakuan pemerintah AS kepada Huawei.

"Agak memalukan untuk mengeluarkan iPhone dari saku Anda saat ini ketika semua eksekutif perusahaan menggunakan Huawei," ujarnya.

Selain Sam Li, Wang Zhixin, penggemar fanatik iPhone, memutuskan menjadi pengguna ponsel Huawei untuk pertama kalinya setelah satu dekade memakai iPhone.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved