Berita Video

VIDEO: Santri Ungkap Alasan Ustadz Arifin Ilham Dimakamkan di Az Zikra

Yamin menjelaskan bahwa keinginannya untuk dimakamkan di Masjid dan Pondok Pesantren Az Zikra, karena Arifin sudah mempersiapkan hidup dan matinya di

Kabar duka menyelimuti Indonesia yang kehilangan salah satu ustadz dan ulama terbaik mereka, yakni Ustadz Arifin Ilham.

Ustadz Arifin Ilham meninggal dunia di salah satu Rumah Sakit di Penang, Malaysia, Rabu (22/5/2019) pukul 23.40 Waktu Setempat setelah berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening.

Kabar meninggalnya Ustadz Arifin pun di informasikan langsung oleh anaknya, Muhammad Alvin Fariz lewat media sosial instagramnya.

VIDEO: Pemuda Tangerang Jadi Korban Tewas Kerusuhan 22 Mei

Rencananya, jenazah Arifin pulang ke Indonesia pada Kamis (23/5/2019) pukul 09.00 WIB dari Malaysia. Setibanya di Indonesia, jenazah beliau akan dibawa ke Masjid Az Zikra Sentul, Bogor, Jawa Barat untuk di salatkan.

Kemudian, jenazah dibawa ke Masjid dan Pondok Pesantren Az Zikra, Cibadung, Gunung Sindur, Bogor Jawa Barat untuk di salatkan kedua kalinya dan kemudian di makamkan.

Tim Warta Kota yang berada di Masjid dan Pondok Pesantren Az Zikra Gunung Sindur, mencoba menghampiri seorang pria yang mengenakan gamis dan sorban putih, yang mengaku bernama Muhammad Yamin.

VIDEO: Adiknya Pamit Mengaji Namun Tak Kunjung Pulang, Muhidin Cari ke RS Tarakan

Yamin mengaku adalah santri ketika dirinya belajar ilmu Agama Islam di sebuah Masjid di Perumahan Mampang Indah II, Depok, Jawa Barat, sekitar 15 tahun lalu.

Pria berbadan gemuk dan kulit sawo matang itu mengatakan bahwa dirinya sedikit tahu, mengapa almarhum yang memiliki nama lengkap Muhammad Arifin Ilham itu meminta untuk dimakamkan di Masjid atau Pondok Pesantren Az Zikra Gunung Sindur.

"Alasannya adalah bentuk dedikasinya terhadap tempat ini," tegas Yamin.

VIDEO: Polisi Klaim Punya Bukti Rekaman Penyandang Dana untuk Ratusan Perusuh Jakarta

Yamin menjelaskan bahwa keinginannya untuk dimakamkan di Masjid dan Pondok Pesantren Az Zikra, karena Arifin sudah mempersiapkan hidup dan matinya di tempat ini.

"Ini adalah perilaku akhlak mulia beliau. Orang yang beriman mempersiapkan hidup dan matinya. Hidup belajar agama, mati dia beribadah sebanyak mungkin," ucapnya. (ARI).

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved