SIMAK Permohonan Maaf Seorang Penyiar Radio yang Dibekuk Polisi Akibat Sebarkan Informasi Hoaks

SEORANG penyiar radio sebarkan hoaks dan ujaran kebencian ditangkap pihak kepolisian. Berikut permohonan maafnya.

SIMAK Permohonan Maaf Seorang Penyiar Radio yang Dibekuk Polisi Akibat Sebarkan Informasi Hoaks
KOMPAS.com/AAM AMINULLAH
DP (31) menunjukan print out status hoaks terkait aksi 22 Mei di Jakarta di akun Facebook miliknya saat jumpa pers di Mapolres Sumedang, Kamis (23/5/2019). 

SEORANG penyiar radio sebarkan hoaks dan ujaran kebencian ditangkap pihak kepolisian.

Diketahui, identitas penyiar radio penyebar informasi hoaks dan ujaran kebencian berinisial DP (31).

Berikut permohonan maaf penyiar radio penyebar hoaks di Polres Sumedang, Jawa Barat.

WartaKotaLive melansir Tribunnews, Jajaran Satreskrim Polres Sumedang, Jawa Barat menangkap Penyiar Radio swasta di Kota Bandung berinisial DP (31) karena menyebarkan ujaran kebencian.

Alasan Wali Kota Depok Larang Pegawai Kota Depok Pakai Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran

Wajib Datang ke Booth Yamaha di JFK 2019, Ada Beragam Promo Spesial Produk Unggulan dan Hiburan

VIDEO: Momen Mengharukan Ribuan Jemaah Menangis dan Sholati Ustadz Arifin Ilham

Pemuda asal RT 003 RW 007 Dusun/Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini, diamankan karena menyebar kebencian dengan me-repost informasi hoaks pasca unjuk rasa 22 Mei di Jakarta.

Diketahui, Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, DP ditangkap karena terbukti menyebarkan informasi hoaks.

Postingan hoaks tersebut, kata Hartoyo, diunggah di media sosial Facebook pribadi miliknya dengan nama akun DP.

VIDEO: Laa Illaha Illalah, Tahlil Menggema Saat Jenazah Ustadz Arifin Ilham Tiba di Sentul

Facebook WhatsApp dan Instagram Ditutup 10 Hari? Begini Kata Staf Ahli Menko Polhukam

Ambulans Gerindra Isi Batu Diawaki Orang Tak Berkualifikasi Petugas Medis dan Tanpa Peralatan Medis

"Tersangka me-repost postingan milik orang lain kemudian membumbuinya dengan komentar pribadinya yang juga provokatif pasca kerusuhan pertama oleh perusuh di Jakarta pada 22 Mei dini hari kemarin," ujarnya kepada sejumlah wartawan saat menggelar jumpa pers di Mapolres Sumedang, Kamis (23/5/2019) sore.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved