Mudik Lebaran 2019

Alasan Wali Kota Depok Larang Pegawai Kota Depok Pakai Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran

"Apabila ada yang melanggar imbauan Wali Kota ini, ASN akan dikenakan sanksi ringan dulu."

Alasan Wali Kota Depok  Larang Pegawai Kota Depok Pakai Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ilustrasi mobil dinas yang parkir sembarangan di Kompleks Balai Kota Depok digembok petugas Dishub Depok. 

Aparatur Sipil Negara (ASN)  Kota Depok dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk mudik Lebaran 2019.

Larangan itu disampaikan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad melalui Surat Edaran Wali Kota Depok Nomor: 003/236-Irda tanggal 16 Mei 2019.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, Surat Edaran Wali Kota Depok merupakan terusan dari Surat Edaran (SE) KPK No. B/3956/GTF.00.02/01-13/05/2019 perihal imbauan pencegahan gratifikasi terkait hari raya keagamaan.

"Semua ASN ditekankan tidak boleh menggunakan mobil dinas untuk pulang kampung  saat Lebaran tahun ini," kata Nina Suzana, Kamis (23/5/2019).

Menurut Nina, kendaraan operasional dinas hanya untuk kepentingan dinas.

Di luar agenda dinas, kata Nina Suzana, para ASN dilarang menggunakan fasilitas milik Pemerintah Kota Depok.

Ini Ruas Tol Mudik Lebaran yang Masih Gratis dan Daftar Pemberlakuan Tarif Tol Baru Jakarta-Cikampek

Walaupun dilarang, mobil-mobil yang saat ini ada di tangan ASN tidak perlu dikembalikan ke Balai Kota Depok.

Pemkot Depok akan memantau pergerakan ASN untuk mencegah pelanggaran tersebut.

"Kalau ada yang berani pakai fasilitas dinas, ASN akan dikenai sanksi," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Sekretariat Kota Depok, Firmanuddin, menuturkan, ASN yang tidak mengindahkan larangan itu akan dikenakan sanksi.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved