Pilpres 2019

Wiranto Sebut yang Menyerang itu adalah Preman-preman yang Dibayar, Bertato

Wiranto menegaskan bahwa terdapat oknum yang sengaja melakukan kerusuhan dan penyerangan terhadap aparat keamanan.

Wiranto Sebut yang Menyerang itu adalah Preman-preman yang Dibayar, Bertato
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Wiranto memberikan keterangan terkait rapat koordinasi pengamanan pasca-Pemilu 2019. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

GAMBIR, WARTAKOTALIVE.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukan), Wiranto, menegaskan bahwa terdapat oknum yang sengaja melakukan kerusuhan dan penyerangan terhadap aparat keamanan.

Dimana terjadi beberapa kerusuhan seperti di depan Kantor Bawaslu dan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Korban itu jatuh pada saat rakyat yang dinamakan perusuh, bukan demo. Perusuh karena menyerang asrama brimob​, menyerang kantor polisi, membakar mobil. Yang menyerang itu adalah preman-preman yang dibayar,​ bertato,​ yang nanti Pak Kapolri akan menjelaskan secara detil siapa dia, pengakuannya bagaimana, yang membayar siapa agar jelas," kata Wiranto saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Ia pun menegaskan agar masyarakat jangan terhasut atas berita yang beredar mengenai kerusuhan tersebut.

Dimana terdapat oknum yang memang sengaja ingin membuat kekacauan dalam aksi Gerakan Nasional Gerakan Rakyat.

"Jangan sampai dilemparkan ke masyarakat bahwa seakan-akan pemerintah sewenang-wenang, dikatator. Kemudian seenaknya melawan rakyat. Bukan, sekali lagi bukan. Jangan sampai kita terkecoh dengan hasutan itu," jelasnya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved