Pemilu 2019

Putri Gus Dur Minta Prabowo Ikut Atur Strategi Agar Pilpres Damai: Jangan Hanya Imbauan

Putri Gus Dur Alissa Wahid meminta Capres Prabowo ikut menyusun strategi agar Pilpres 2019 berakhir damai.

Putri Gus Dur Minta Prabowo Ikut Atur Strategi Agar Pilpres Damai: Jangan Hanya Imbauan
dok. pribadi
Alissa Wahid 

Salah seorang putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid minta Capres Prabowo Subianto tidak hanya mengimbau perdamaian.

Dengan adanya aksi 22 Mei 2019, imbuh Alissa Wahid, Prabowo harus bertanggung jawab atas strategi dan mengendalikan proses damai itu sendiri.

Sebelumnya, saat mengadakan konferensi pers hasil rekapitulasi Pilpres 2019, Prabowo mengimbau pendukungnya untuk mengikuti proses konstitusi.

Sandiaga Uno: Perjuangan Belum Berakhir, Saya Akan Disamping Prabowo Hingga Titik Darah Penghabisan

Seorang Perempuan Jurnalis Media Televisi Swasta Diintimidasi Warga

Menyikapi Aksi 22 Mei, Musisi Tantri Kotak Mengajak Seluruh Masyarakat Tak Berbuat Anarki

Ia pun mengimbau para pendukungnya untuk menjaga aksi 22 Mei tetap kondusif.

Namun, menurut Alissa Wahid, hal tersebut tidaklah cukup. 

Alissa Wahid juga menanggapi cuitan Dahnil Anzar Simanjuntak, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) 

Pada cuitannya, Dahnil menyebut jika Prabowo dan Sandiaga Uno meminta pendukung untuk menyampaikan aspirasi dengan damai.

Ia tegaskan jika Prabowo dan Sandi memilih jalur konstitusi untuk sengketa Pilpres 2019.

“Pak @prabowo dan Bang @sandiuno serta BPN ditengah distrust terhdp proses hukum dan institusi hukum, kami mencoba tetap memilih jalur konstitusi dan meminta rakyat yg menyampaikan aspirasi tetap mengedepankan akhlak dan tetap damai,” imbau Dahnil dalam akun twitternya @DahnilAnzar.

Namun, menurut Alissa, hanya imbauan tidaklah cukup.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved