Kericuhan

Polisi Menangkap 6 Orang Diduga Provokator Pengunjuk Rasa Didepan Kantor Bawaslu RI

Enam orang yang diduga provokator pengunjuk rasa didepan kantor Badan Pengawas Pemilu RI, Selasa (21/5/2019) malam, ditangkap polisi.

Polisi Menangkap 6 Orang Diduga Provokator Pengunjuk Rasa Didepan Kantor Bawaslu RI
Warta Kota/Dwi Rizki
Unjuk rasa di depan Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa (21/5/2019). 

Polisi membubarkan paksa dan menangkap sejumlah provokator unjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (25/5/2019) malam pukul 22.15 WIB.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, setidaknya 6 orang berhasil diamankan polisi.

"Dari tadi kita sudah damai, sudah aman. Namun tiba-tiba ada massa, saya belum tahu dari mana yang melakukan provokasi dan merusak barrier," kata Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan saat dikonfirmasi wartawan.

Massa aksi 22 Mei mulai membubarkan diri.
Massa aksi 22 Mei mulai membubarkan diri. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Pembubaran massa, kata Harry Kurniawan, dilakukan karena sudah melewati batas waktu unjuk rasa yakni sesudah shalat tarawih.

Massa juga dianggap meresahkan warga karena mengganggu arus lalu-lintas di Jalan MH Thamrin yang sudah dibuka.

"Kami melakukan upaya karena sudah semakin malam. Masyarakat yang melintas juga diganggu-ganggu. Jadi kami bubarkan," lanjut Harry Kurniawan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat: Sekelompok Orang yang Rusuh Bukan Massa Aksi Damai Bawaslu

VIDEO: Demo di Bawaslu, Begini Suasana Pembubaran Massa oleh Polisi Seusai Salat Tarawih

VIDEO: Aparat dan Massa di Depan Bawaslu Terlibat Kericuhan

Ia juga menyampaikan, para provokator yang ditangkap akan diamankan dan dimintai keterangannya di Polda Metro Jaya.

Polisi sempat melakukan negosiasi dengan massa, tetapi tak berhasil.

Imbas demo di depan Gedung Bawaslu, beberapa kendaraan terjebak kemacetan yang cukup panjang, Selasa (21/5/2019).
Imbas demo di depan Gedung Bawaslu, beberapa kendaraan terjebak kemacetan yang cukup panjang, Selasa (21/5/2019). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Massa tidak hanya memenuhi depan Kantor Bawaslu RI, tetapi menyebar hingga menaiki Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jalan MH Thamrin yang menghubungkan antara kawasan pertokoan Sarinah dan Kantor Bawaslu RI.

Mereka juga dibubarkan polisi.

Suasana sempat memanas beberapa kali sejak pukul 21.45 WIB. Massa berulang kali meneriaki polisi hingga pada puncaknya merusak pagar besi-besi pembatas (barrier).

Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved