Ada Warga Klaim Temukan Sejumlah Peluru Tajam Usai Kericuhan di Tanah Abang, Peluru Milik Siapa?

Kepada awak media, dia juga mengklaim hal itu membuat beberapa warga luka. Sayangnya saat diminta menunjukan selongsong dia nampak gelagapan.

Ada Warga Klaim Temukan Sejumlah Peluru Tajam Usai Kericuhan di Tanah Abang, Peluru Milik Siapa?
Warta Kota/Rangga Baskoro
Seorang warga memperlihatkan sejumlah peluru di kerusuhan Tanah Abang, Rabu (22/5). 

Sejumlah warga di kawasan Jalan Taman Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menemukan sejumlah peluru yang diklaim merupakan peluru tajam.

Wilayah tersebut diketahui merupakan daerah yang jadi salah satu titik terjadinya kericuhan.
"Ini lihat ya baik-baik. Ini bukan peluru karet," kata salah satu warga yang tak ingin disebut namanya di lokasi, Rabu (22/5).

Kepada awak media, dia juga mengklaim hal itu membuat beberapa warga luka. Sayangnya saat diminta menunjukan selongsong dia nampak gelagapan.

Polisi: Kalau Ada Penembakan Peluru Tajam Bisa Dipastikan Bukan dari TNI-Polri, Ada Penumpang Gelap

Luhut Pandjaitan Bilang Purnawirawan Pendukung 02 Banyak yang Belum Pernah Dengar Desingan Peluru

Polri: 20 Provokator yang Diamankan dari dari Luar Jakarta, Bukan Warga Petamburan, Tanah Abang

Dia tak mau menunjukan ujung peluru apakah tajam atau karet. Namun, berdasar pantauan, peluru itu nampaknya berujung karet.

"Ada korban luka. Ada yang dibawa dengan ambulan ada juga pakai Go-Jek," ujarnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menegaskan tak ada penggunaan peluru tajam untuk membubarkan massa.

"Polisi tidak ada yang pakai peluru tajam," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (22/5).

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal menjawab pertanyaan wartawan
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal menjawab pertanyaan wartawan (Istimewa)

Sementara itu Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal menegaskan, aparat keamanan yang mengamankan aksi demonstrasi kelompok yang tak puas terhadap hasil Pemilu 2019, tidak akan dibekali senjata api dan peluru tajam.

Ia mengatakan, hal itu adalah Standard Operating Procedure (SOP) pengamanan aksi massa pada massa Pemilu 2019, yang diinstruksikan langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNIMarsekal Hadi Tjahjanto.

Hal itu disampaikan Iqbal saat konferensi pers di Media Center Kemenkopolhukam, Selasa (21/5/2019).

Halaman
123
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved