Berita Video

VIDEO: Pengunjuk Rasa Kelelahan dan Beristirahat di Trotoar Bawaslu

Beberapa relawan terlihat meninggalkan pusat unjuk rasa untuk mencari masjid dan musala. Namun sebagian besar dari mereka menggelar sajadah dan koran

Tidak jauh dari hiruk pikuk serta ramainya aksi unjuk rasa ribuan massa yang bergerumul di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa (21/5/2019), puluhan relawan terlihat kelelahan. Mereka pun beristirahat bahkan tertidur di pinggir jalan.

Pemandangan tersebut terlihat di sepanjang trotoar yang berada di samping Plaza Sarinah. Beralaskan tikar plastik seharga Rp 10.000 per lembar, mereka merebahkan diri di bawah teduhan bangunan.

VIDEO: Pengunjuk Rasa Penuhi Jalan MH Thamrin Depan Bawaslu, Ada yang Corat Coret Aspal

Sebagian relawan terlihat terlelap karena semilir angin, terlebih suara orator yang semula menggebu-gebu kini terdengar berubah menjadi adzan. Aksi unjuk rasa yang diistirahat untuk Salat Ashar pun dimanfaatkan sebagian relawan untuk beristirahat.

Beberapa relawan terlihat meninggalkan pusat unjuk rasa untuk mencari masjid dan musala. Namun sebagian besar dari mereka menggelar sajadah dan koran untuk Salat Ashar berjamaah di tengah jalan.

"Istirahat dulu, kumpulin tenaga sebentar," celoteh seorang relawan.

VIDEO: Ditanya Wartawan Soal Pemeriksaan Kasus Makar, Amien Rais Cari-cari Dahnil Anzar

Sementara, seorang lainnya berteriak mengingatkan relawan lainnya agar mendahulukan Salat Ashar, apahila belum menjamak Salat Ashar dengan Shalat Dzuhur.

"Yang belum Jamak Salat Ashar dulu," teriak seorang relawan mengingatkan.

Sepuluh menit berlalu, lantunan doa dan Shalawat Nabi Muhammad SAW kembali berubah menjadi takbir. Orasi berisi seruan 'Pemilu Curang' kembali disampaikan berulang kali, orator pun menyampaikan hadist dan ayat suci Al Quran yang berisi ajaran atas kejujuran dan ajakan dalam memerangi kecurangan.

VIDEO: Dishub Bekasi Buka Pendaftaran Ulang Mudik Gratis

Dalam kesempatan tersebut, sang orator mengungkapkan aksi unjuk rasa yang dilakukan mereka senyatanya merupakan ibadah, lantaran berjuang menentang kecurangan serta dalam keadaan berpuasa. Perjuangan ketika bulan Ramadan disampaikannya pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW ketika Perang Badar.

"Perjuangan ketika berpuasa pernah diajarkan Nabi Besar Muhammad Salallahualaihi wasallam ketika Perang Badar. Ketika itu Nabi diuji, bukan hanya menahan haus dan lapar, tetapi juga menahan hati untuk tetap berjuang karena Allah," ungkap seorang orator.

Hingga pukul 16.00 WIB, aksi unjuk rasa masih berlangsung, Jalan MH Thamrin dari arah Monas menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) ataupun sebaliknya ditutup total. Anggota Kepolisian Anti Huru Hara pun bersiaga di sejumlah titik lengkap dengan helm, tameng berukuran besar dan tongkat pemukul. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved