Isu Makar

Pria Pengancam Penggal Jokowi Kirim Surat Permintaan Maaf ke Istana Negara, Ayahnya Juga

TERSANGKA kasus dugaan makar Hermawan Susanto yang mengancam penggal kepala Presiden Jokowi, menulis surat permintaan maaf.

Pria Pengancam Penggal Jokowi Kirim Surat Permintaan Maaf ke Istana Negara, Ayahnya Juga
Twitter @yusuf_dumdum/Instagram @jokowi
Pemuda yang mengaku asal Poso ancam penggal kepala Jokowi. 

TERSANGKA kasus dugaan makar Hermawan Susanto yang mengancam penggal kepala Presiden Jokowi, menulis surat permintaan maaf.

Surat tersebut bakal dilayangkan kepada Jokowi. Dirinya berharap Jokowi memaafkan segala perbuatannya.

Surat tersebut ditulis langsung oleh Hermawan Susanto di secarik kertas dan ditandatangani di atas materai.

BREAKING NEWS: Beredar SPDP Kasus Dugaan Makar, Muncul Nama Prabowo Subianto

Surat tersebut dikirim oleh tim kuasa hukum Hermawan Susanto ke Istana Negara, untuk dilayangkan langsung ke Jokowi.

"Saya Sugiarto adalah penasihat hukum dari Hermawan yang kemarin tanggal 10 Mei 2019 melontarkan ucapan yang tidak sepantasnya, tidak sepatutnya," ujar Sugiarto Atmowijoyo, kuasa hukum Hermawan Susanto, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

"Sehingga pada kesempatan yang baik ini, kita akan menyampaikan surat kepada yang mulia, kepada Bapak Haji Presiden Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia untuk memohon maaf," sambung Sugiarto Atmowijoyo.

Prabowo Subianto: Tidak Ada Niat Kami untuk Makar

Hermawan Susanto kirim surat kepada Jokowi, agar Sang Presiden dapat memaafkannya. Dirinya mengaku tidak bermaksud mengancam akan mencelakakan Jokowi.

"Harapan kita surat ini bisa sampai ke beliau dan beliau bisa memaafkan, bermurah hati untuk memaafkan dan selanjutnya kita tetap siap melakukan proses hukum," tutur Sugiarto.

Ayah Hermawan Susanto, Budiarto, juga menulis surat yang sama. Kedua surat tersebut dilayangkan ke Istana Negara pada hari ini.

Luhut Pandjaitan Bilang Purnawirawan Pendukung 02 Banyak yang Belum Pernah Dengar Desingan Peluru

"(Surat dikirim) melalui perantaranya adalah kuasa hukumnya. Terus surat itu langsung kepada yang terhormat Bapak Jokowi," jelas Sugiarto.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved