Media Sosial

Kapolri Jenderal Tito Mendapat Ancaman Bom Molotov, Ini yang Akan Dilakukan Siber Bareskrim

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komjen Pol Idham Azis mendapat ancaman serius. Ancaman itu disampaikan lewat pesan Whatsapp.

Kapolri Jenderal Tito Mendapat Ancaman Bom Molotov, Ini yang Akan Dilakukan Siber Bareskrim
Istimewa
KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian 

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komjen Pol Idham Azis mendapat ancaman serius. Ancaman itu disampaikan lewat pesan Whatsapp, namun Polri tidak memandang enteng ancaman itu.

MESKI disampaikan lewat media sosial, Polri akan mendalami ancaman tersebut.

Polri, lewat Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, beredarnya pesan WhatsApp berisi ancaman terhadap Kapolri dan Kabareskrim Polri, sedang diselidiki oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Ya sudah didalami oleh Dit Siber," kata Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Senin (20/5/2019) malam.

Menurut Dedi Prasetyo, Polri tetap waspada dan tidak menganggap sepele segala bentuk isu yang beredar di masyarakat berisi ancaman untuk melakukan aksi tertentu pada 22 Mei 2019 yang berpotensi mengganggu keamanan.

 Arifin Ilham Tulis Wasiat Kematian, Siapkan Kain Kafan, Makam, dan Ingin Disalatkan di 2 Masjid Ini

 VIRAL di Media Sosial! Rumah Super Megah Tak Berpenghuni Ini Dijual Murah

 Sesuai Arahan Jokowi, Adian Napitupulu Serukan Aktivis 98 Siaga Satu tapi Tak Turun ke Jalan

"Tetap diwaspadai. Polri tidak boleh under estimate terhadap setiap ancaman," kata Dedi Prasetyo.

Sebelumnya beredar di media sosial dan di aplikasi pesan WhatsApp, sebuah pesan WhatsApp berisi undangan kepada seluruh mujahid untuk membawa molotov guna dilemparkan ke Gedung Bareskrim Polri pada 22 Mei 2019.

Pesan tersebut menyebutkan, aksi itu akan menargetkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Idham Azis.

Pada 22 Mei 2019 dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum akan mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilu 2019. 

Jaksa Agung sebut pengancam presiden tepat dijerat pasal makar

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved