Ini Besaran Zakat Fitrah yang Telah Ditetapkan MUI di Kabupaten Bekasi

"Sudah kita putuskan bahwa beras yang diberikan untuk zakat fitrah sebesar Rp 11.500 per liter. Fatwa ini sudah disepakati Baznas Kabupaten Bekasi

Ini Besaran Zakat Fitrah yang Telah Ditetapkan MUI di Kabupaten Bekasi
istimewa
Ilustrasi Zakat 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi telah menetapkan nilai zakat fitrah di wilayah setempat untuk bulan Ramadan 1440 H.

Bagi orang mampu, diwajibkan menyetor beras berkualitas baik seharga Rp 11.500 per liter dengan takaran 3,5 liter kepada amil zakat.

"Sudah kita putuskan bahwa beras yang diberikan untuk zakat fitrah sebesar Rp 11.500 per liter. Fatwa ini sudah disepakati oleh Baznas Kabupaten Bekasi," kata Sekretaris MUI Kabupaten Bekasi KH Athoillah Mursjid pada Selasa (21/5).

Ini Doa Lengkap Membayar Zakat, Tata Cara Zakat Fitrah dan Kapan Waktu Afdol Bayar Zakat

Mau Donasi Zakat Infaq dan Sedekah Bisa Lewat Fitur Baru Go-Jek, Go-Give

Athoillah mengatakan, idealnya zakat fitrah yang diberikan dalam bentuk beras. Namun tetap diperbolehkan kepada warga menyetornya berupa uang tunai.

Bila menyetor uang maka per orang diwajibkan menyetor dana Rp 40.250.

Angka ini setara dengan 3,5 liter beras dengan satuan berasnya Rp 11.500 per liter.

"Zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim yang mempunyai nafkah keluarga lebih yang harus dilaksanakan sebelum shalat Idul Fitri. Tujuannya untuk membahagiakan para mustahik agar tidak kelaparan saat hari raya," ujarnya.

Marak Mudik Gratis Jumlah Pemudik di Terminal Induk Bekasi Diprediksi Turun Lima Persen

Menurut dia, warga diperbolehkan menyetor zakat lebih dari nilai yang ditetapkan, namun sisanya akan dialihkan dalam bentuk sedekah.

Dia mencontohkan, misal warga memberikan uang zakat sebesar Rp 40.500 kepada amil zakat.

Uang sebesar Rp 40.250 akan digunakan untuk membayar zakat fitrah, sedangkan sisanya Rp 250 dialihkan membayar sedekah.

Uang sedekah itu, kata dia, nanti bisa digunakan oleh amil zakat untuk keperluan lainnya seperti membangun masjid dan sebagainya.

"Sisa lebih dari zakat fitrah diperbolehkan untuk kegiatan lain, tapi kalau tidak ada lebihnya diharamkan untuk kepentingan lain seperti pembangunan masjid. Karena tujuan zakat fitrah itu adalah membahagikan mustahik," ungkapnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved