Pemilu 2019

Denny JA: Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara KPU Buktikan Lembaga Quick Count Kredibel

Akhirnya proses rekapitulasi penghitungan suara secara nasional oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU, selesai. Jokowi-Ma'ruf unggul atas Prabowo-Sandi.

Denny JA: Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara KPU Buktikan Lembaga Quick Count Kredibel
Kompas/Hendra A Setyawan
Pendiri Lingkaran Survei Indonesia, Denny JA. 

Akhirnya proses rekapitulasi penghitungan suara secara nasional oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU, selesai. Jokowi-Ma'ruf unggul atas Prabowo-Sandi. Sembilan partai politik dinyatakan lolos.

RABU (22/5/2019) besok, hasil rekapitulasi penghitungan suara akan diumumkan secara resmi oleh KPU.

Aparat keamanan, TNI dan Polri, telah melakukan pengamanan di berbagai sudut Ibu Kota, untuk menjaga berbagai kemungkinan yang akan terjadi pasca-diumumkannya hasil rekapitulasi penghitungan suara oleh KPU.

Sementara itu, Lembaga survei LSI Denny JA menyatakan, hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilpres yang diumumkan KPU RI menunjukkan, quick count (hitung cepat) yang dilakukan sejumlah lembaga kredibel, benar dan tanpa rekayasa.

"Terbukti semua quick count yang dilakukan lembaga kredibel benar," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa dihubungi di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

 Arifin Ilham Tulis Wasiat Kematian, Siapkan Kain Kafan, Makam, dan Ingin Disalatkan di 2 Masjid Ini

 VIRAL di Media Sosial! Rumah Super Megah Tak Berpenghuni Ini Dijual Murah

 Sesuai Arahan Jokowi, Adian Napitupulu Serukan Aktivis 98 Siaga Satu tapi Tak Turun ke Jalan

Dia bersyukur bahwa jika disandingkan dengan data rekapitulasi KPU RI, hasil quick count LSI Denny JA merupakan yang paling mendekati dengan selisih terkecil (0,12 persen) terhadap hasil real count KPU RI.

Quick count LSI Denny JA, kata dia, juga secara akurat menunjukkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf di 21 provinsi layaknya hasil real count KPU RI.

Dia mengatakan, quick count yang dilakukan lembaga survei sepenuhnya kredibel.

Jika ada rekayasa, kata dia, maka angka quick count yang dihasilkan akan sama antara lembaga satu dengan yang lain.

"Jika ada rekayasa, semua lembaga survei akan berada di angka 55 persen. Ini angkanya berbeda-beda, bahkan lebih banyak yang di angka 54 persen. Hal ini karena semua lembaga survei berusaha untuk menjadi yang terbaik, tercepat dan terakurat," kata Denny.

Halaman
123
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved