Siap Perangi Sifat dan Perilaku Aparatur Malas, Gubernur Banten: Kalau Nggak Disiplin, Pecat Saja!

Kalau ada yang masih di luar atau pulang setelah absen, mana BKD? saya akan melawan orang-orang malas, tidak didisplin, tidak bertanggung jawab,

Siap Perangi Sifat dan Perilaku Aparatur Malas, Gubernur Banten: Kalau Nggak Disiplin, Pecat Saja!
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim saat memberi sambutan pada pengajian bersama Hari Peringatan Otonomi Daerah XXIII, Hari Kebangkitan Nasional, Hari Kesadaran Nasional, di Masjid Raya Al Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (20/5). 

Gubernur Banten, Wahidin Halim, menyatakan, dirinya siap memerangi sifat dan perilaku malas, tidak disiplin, dan tidak taat aturan yang dilakukan aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Banten.

Menurutnya, perilaku demikian mencerminkan seorang ASN yang tidak bertanggung jawab dan tidak amanah atas profesi dan jabatan yang diembannya. Serta cerminan ASN yang tidak bersyukur atas gaji dan tunjangan yang diterimanya padahal berasal dari uang rakyat.

“Sebetulnya apel kita di luar, saya punya kebijakan pindahkan ke masjid dalam rangka bulan Ramadan. Saya enggak mau kalian panas-panasan fisik walau sebenarnya puasa harusnya tetap di lapangan. Kalau ada yang masih di luar atau pulang setelah absen, mana BKD? saya akan melawan orang-orang malas, tidak didisplin, tidak bertanggung jawab,” ujar Wahidin Halim, Senin (20/5/2019) kepada Wartakotalive.com.

Begini Hukum Membaca Qunut di Separuh Bulan Ramadan

“BKD siapkan nama orang-orangnya, harusnya setelah absen langsung masuk. Inspektur digaji untuk mengawasi. Kalau enggak mau disiplin pecat aja. Kita enggak butuh orang tidak disiplin, kita butuh yang rajin,” ucapnya dalam sambutan pada pengajian bersama Hari Peringatan Otonomi Daerah XXIII, Hari Kebangkitan Nasional, Hari Kesadaran Nasional, di Masjid Raya Al Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang.

Dijelaskan Gubernur, ibadah puasa seyogyanya menjadi wahana pembelajaran ASN untuk disiplin dan mampu melahirkan sifat dan karakter manusia disiplin.

Orang malas, ujarnya, diyakininya tidak melaksanakan ibadah puasa secara sungguh-sungguh karena berbuah menjadi sifat malas.

Sebagai pegawai yang digaji dari uang rakyat, Gubernur menyayangkan ASN yang malas dan tidak disiplin. Menurutnya, sikap dan sifat demikian merupakan cerminan ASN yang tidak amanah dan tidak bertanggung jawab atas profesi dan jabatannya.

“Kita siapkan gaji THR 13 dan 14. THR tukin kita berikan, harusnya banyak bersyukur. Bersyukur tidak sekadar mengucapkan Alhamdulillah, tapi diimplementasikan kita disiplin, rajin sebagai bentuk rasa syukur. Harus dipraktekan. Akan saya perangi pejabat-pejabat yang malas, kalau kalian masih nyinyir jangan harap tukin diberikan. Saya perang badar dengan yang malas,” kata Wahidin.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved