Berita Bekasi

Polisi Bekasi Kembali Tangkap Dua Pelaku Kekerasan Terhadap Remaja di Kayuringin

Polisi kembali menangkap pelaku kekerasan yang dialami oleh MR (18) di depan Terminal Kayuringin, Bekasi Selatan pada Ahad (19/5/2019) dini hari.

Polisi Bekasi Kembali Tangkap Dua Pelaku Kekerasan Terhadap Remaja di Kayuringin
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Wakil Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana di Mapolrestro Bekasi Kota Jalan Pramuka Nomor 79, pada Senin (20/5/2019). 

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota kembali menangkap pelaku kekerasan yang dialami oleh MR (18) di depan Terminal Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan pada Ahad (19/5/2019) dini hari.

TERSANGKA DP alias Koso (20) dan S alias Egi (21) diamankan berdasarkan pengembangan dari penangkapan pelaku SAP yang lebih dulu digerebek polisi.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana mengatakan, awalnya polisi mengamankan SAP (20) karena telah membacok tangan kiri MR menggunakan sebilah celurit.

Dari penangkapan SAP, polisi melakukan pengembangan dengan mengamankan DP dan S di sebuah rumah tak berpenghuni di daerah Bekasi Barat, termasuk sepeda motor Honda Beat B 4220 KLA milik MS (18) dan satu unit Honda Vario B 4558 KGH milik RZ (17).

"Kedua pemilik sepeda motor adalah rekan MR, yang menjadi korban pembacokan oleh SAP," kata Eka di Mapolrestro Bekasi Kota Jalan Pramuka Nomor 79, pada Senin (20/5/2019).

 Ani Yudhoyono Diejek Pura-Pura Sakit, Ferdinand Hutahean Meradang, Andi Arief: Lebih Baik Diam!

 VIRAL di Media Sosial! Rumah Super Megah Tak Berpenghuni Ini Dijual Murah

 Dianggap Meresahkan, Penyebar Hoaks Anggota TNI Meninggal Dunia karena Cacar Monyet Dipolisikan

 PERNYATAAN KERAS Ferdinand Hutahean: Saya Menyatakan Berhenti Mendukung Prabowo-Sandi

Eka mengatakan, kasus kekerasan ini terjadi saat SAP bersama rekan-rekannya tengah melintas di lokasi setelah berkunjung ke rumah kerabatnya di Kampung Rawa Bebek, Bekasi Barat.

Saat itu, kelompok korban berkendara beriringan dengan 12 sepeda motor dan berpapasan dengan kelompok pelaku yang membawa senjata tajam celurit.

"Kelompok pelaku khawatir akan diserang kelompok korban, makanya mereka menyerang kelompok korban. Rupanya, korban saat itu memang hanya melintas saja, tidak ada maksud menyerang karena tidak membawa senjata," ujar Eka.

Saat kelompoknya diserang, tiba-tiba MR terjatuh karena setang kemudinya oleng. Dengan leluasa pelaku SAP membacok tangan kiri korban sampai terkapar di pinggir jalan.

Rekan korban, MS dan RZ panik lalu meninggalkan sepeda motornya dan berlari ke permukiman warga. Melihat peluang itu, tersangka DP dan S membawa kabur motor MS dan RZ untuk dijual ke penadah.

 BPN Diminta Buktikan Kecurangan Pemilu, Jika Tidak Ada Bukti? Din Syamsuddin: Tuduhan Itu Fitnah

 VIRAL! Pegawai Minimarket Ini Diseret-Seret Kekasihnya Pakai Motor, Begini Kronologisnya

 Ani Hasibuan Dokter Bongkar Kematian Anggota KPPS Nilai Ada Kejanggalan Penanganan Laporan Kasusnya

 Syahrini Bergelimang Harta Naik Jet Pribadi Hingga Bisa Keliling Dunia Meski Tanpa Bernyanyi

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved