Perang Dagang, Trump: Banyak Perusahaan Hengkang dari China

Presiden AS Donald Trump mengatakan, pengenaan tarif menyebabkan perusahaan-perusahaan memindahkan produksinya dari China ke Vietnam.

Perang Dagang, Trump: Banyak Perusahaan Hengkang dari China
thinkstockphotos
Ilustrasi. Pengenaan tarif atas barang-barang dari China menyebabkan perusahaan-perusahaan memindahkan produksinya dari China ke Vietnam dan negara-negara lain di Asia. 

Tidak ada pembicaraan perdagangan lebih lanjut antara perundingan perdagangan China dan AS yang dijadwalkan setelah putaran terakhir pada 10 Mei lalu.

Sejak saat itu, China mengeluarkan nada tegas dalam retorikanya, menunjukkan bahwa perundingan dagang kembali tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Efek kenaikan tarif, Presiden AS Donald Trump mengatakan, pengenaan tarif atas barang-barang dari China menyebabkan perusahaan-perusahaan memindahkan produksinya dari China ke Vietnam dan negara-negara lain di Asia.

Trump mengatakan, perjanjian apapun dengan China tidak akan membuahkan kesepakatan 50:50.

Mengutip Reuters yang dilansir Kontan, dalam sebuah wawancara dengan Fox News Channel yang ditayangkan Minggu (19/5) malam, Trump mengatakan, Amerika Serikat dan China memiliki kesepakatan yang sangat kuat.

"Kami memiliki kesepakatan yang baik dan mereka mengubahnya. Dan saya bilang, tidak apa-apa, kami akan menerapkan tarif bagi produk-produk mereka."

Mudah Disusupi Malware, Pendiri Telegram Sindir WhatsApp

Tidak ada pembicaraan perdagangan lebih lanjut antara perundingan perdagangan China dan AS yang dijadwalkan setelah putaran terakhir pada 10 Mei lalu.

Di hari yang sama, Trump menaikkan tarif impor atas barang-barang China senilai 200 miliar dollar AS dari 10 persen menjadi 25 persen.

Trump mengambil langkah itu setelah China memperburuk negosiasi dengan membuat perubahan besar dalam kesepakatan yang menurut sebagian besar pejabat AS telah disepakati.

Sejak saat itu, China mengeluarkan nada tegas dalam retorikanya, menunjukkan bahwa perundingan dagang kembali tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved