Breaking News:

Ketua IPW Minta Joko Driyono Ungkap Dalang Pengaturan Skor

IPW mendorong eks Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengungkap dalang kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

Editor: Eko Priyono
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Eks PLT Ketua Umum PSSI Joko Driyono dihadirkan pada jumpa pers di Mapolda Metro Jaya sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019). 

Ketua Presidium Indonesia Police Watch atau IPW, Neta S Pane mendorong Joko Driyono, mantan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menjadi whistleblower alias pelapor terjadinya sebuah pelanggaran.

Joko Driyono, eks Ketua Umum PSSI, saat ini berstatus tersangka perusakan barang bukti terkait perkara match fixing atau pengaturan skor.

Menurut IPW, Joko sebaiknya "membuka mulut" dengan menyebut nama-nama lain yang diduga terlibat kasus pengaturan skor.

"Jokdri (Joko Driyono--sapaan Joko) perlu menjadi whistleblower dan justice collaborator agar kasus mafia bola bisa dibongkar sampai ke akar-akarnya. Jokdri jangan pasang badan sendiri demi melindungi bos mafia bola di atasnya," ujar Ketua Presidium IPW, Neta S Pane.

UPDATE TERAKHIR 90 %: Bandingkan Real Count-Quick Count Suara Jokowi dan Prabowo, Beda Cukup Besar

Hari Ini Polda Metro Jaya Periksa Amien Rais, Status Saksi Bisa Berubah Menjadi Tersangka

BPN Diminta Buktikan Kecurangan Pemilu, Jika Tidak Ada Bukti? Din Syamsuddin: Tuduhan Itu Fitnah

"Sedikitnya ada dua figur bos mafia bola di atas Jokdri yang terkesan dilindunginya. Jokdri, bernyanyilah," sambungnya.

Neta mengaku sudah mengetahui bos mafia bola yang dimaksud. Namun, ia tidak ingin mengungkapkan siapa dua nama yang sudah dikenal luas di kalangan PSSI dan persepakbolaan nasional tersebut.

"Jangan sebut inisial dulu. Informasi yang kami dapat, kedua bos tersebut sudah sangat khawatir dan melakukan lobi ke sana-sini," ucapnya.

Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane.
Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane. (Kompas.com)

Neta lantas mendesak Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri bekerja lebih keras lagi untuk membongkar keterlibatan dua bos mafia bola itu agar bisa segera diperiksa dan kemudian dibawa ke pengadilan.

"Satgas harus periksa mereka," tegasnya.

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono setelah diperiksa selama sekitar 22 jam oleh penyidik Satgas Antimafia Bola, dalam pemeriksaan lanjutan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor, Jumat (22/2/2019) pagi.
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono setelah diperiksa selama sekitar 22 jam oleh penyidik Satgas Antimafia Bola, dalam pemeriksaan lanjutan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor, Jumat (22/2/2019) pagi. (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Jokdri didakwa bersama sopirnya, Muhamad Mardani Morgot alias Dani, dan Mus Muliadi yang merupakan office boy (OB) di PSSI telah melakukan pengambilan barang bukti berupa DVR server CCTV dan satu unit laptop.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved