Pemilu 2019

Caleg Belanja Suara di Kecamatan Berani Bayar Hingga 10 Juta Buat Petugas PPK

Edward menyampaikan keberatannya karena suara miliknya hilang sebanyak 300 suara di Kecamatan Medan Helvetia

Caleg Belanja Suara di Kecamatan Berani Bayar Hingga 10 Juta Buat Petugas PPK
Grafis Wartakotalive/galih
Caleg yang lolos DPR di Pemilu 2019 

Benarkah ada praktek jual beli suara dalam Pileg 2019?

Belum lagi ada praktik pengambilan sebagian jumlah suara dari caleg satu ke caleg lainnya dalam satu partai

Calon anggota legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan daerah pemilihan I Provinsi Sumatera Utara, Edward Hutabarat, seorang diri mendatangi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Medan.

Edward menyampaikan keberatannya karena suara miliknya hilang sebanyak 300 suara di Kecamatan Medan Helvetia.

Hasil Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional di 30 Provinsi, Jokowi-Maruf Amin Unggul 55 Persen

Sebelum mendata­ngi PPK, Edward te­­lah melapor ke Ba­dan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Medan.

Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemudian bertanya kepada saksi dari PDIP apakah perlu melakukan penghitungan ulang atau tidak.

Boydo Panjaitan, yang di­utus PDIP sebagai saksi, kemudian meminta C1 plano dibuka demi kejelasan. KPU memenuhi permintaan Boydo, lalu terbukti ada penggelembungan suara.

Siswa SMA 68 Peraih UN 100, untuk Ujian Belajarnya Santai Jangan Sistem Kebut Semalam

Akibat dari hal ini Boydo sempat 'diculik' saat menyaksikan rekapitulasi suara di Hotel Grand Inna, Medan, Jumat (10/5) lalu.

Praktik pengambilan suara diduga terjadi pada Pemilihan Umum 2019. Bawaslu menemukan adanya jual-beli suara dalam pemilihan legislatif.

Anggota Bawaslu Mochamad Afifudin mengatakan adanya praktik pengambilan sebagian jumlah suara dari calon legislatif satu ke calon legislatif lainnya dalam satu partai, serta pengambilan suara dari caleg untuk masuk ke partai.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved