Kasus Narkoba

VIDEO: BNN Bekuk Penyelundup 50 Kg Sabu dan 23.000 Pil Ekstasi dari 4 Tersangka di Dumai

Sebanyak 50 Kg sabu dan 23.000 pil ekstasi, senilai total sekitar Rp 57 Miliar, diamankan petugas dari tangan 4 tersangka di Dumai, Riau, pada Jumat

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali berhasil mengungkap jaringan penyelundupan dan pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi, yang masuk melalui jalur laut dari Malaysia ke Indonesia.

Sebanyak 50 Kg sabu dan 23.000 pil ekstasi senilai total sekitar Rp 57 Miliar, diamankan petugas dari tangan 4 tersangka di Dumai, Riau, pada Jumat (17/5/2019) dan Sabtu (18/5/2019).

Tiga tersangka yakni Roni, Hari dan Iwan dibekuk di Jalan Raya Arifin Ahmad, Kota Dumai, Jumat (17/5/2019).

Hari dan Iwan mesti dilumpuhkan dengan timah panas karena mereka melakukan perlawanan saat akan dibekuk.

Krisdayanti Buka Rahasia Bisa Lolos ke Senayan, Tidak akan Tinggalkan Panggung Hiburan

Ini Kelakuan Hotman Paris yang Berani, Bongkar Masa Lalu Syahrini dan Maruli Tampubolon

VIDEO: Ini Alasan Sopir Pribadi Rampok Bos SPBU di Kebayoran Baru

Baca Doa Khusus Ini agar Dosa-dosa Diampuni Allah SWT di 10 Hari Kedua Bulan Ramadan 1440 H

Hari mengalami luka tembak dipaha dan Iwan di kaki.

Keduanya tidak sampai meninggal dunia dan dalam perawatan di rumah sakit.

Dari keterangan ketiganya petugas membekuk anggota jaringan lainnya yakni Radianto dari rumahnya di daerah Gang Jambu, Duri, Dumai, Riau, Sabtu (18/5/2019) dinihari.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari menjelaskan pengungkapan berawal dari informasi masyarakat akan adanya distribusi dan transaksi narkoba di wilayah Dumai, Riau, pada Jumat 17 Mei 2019.

"Tim BNN kemudian melakukan penyelidikan dan hasilnya diketahui bahwa narkotika jenis sabu dan ekstasi, sudah masuk ke Dumai dengan diselundupkan melalui jalur laut dari Malaysia," kata Arman, Minggu (19/5/2019).

Pihaknya kata Arman mencurigai mobil Fortuber warna putih berpenumpang tiga orang di Dumai.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved