Pemerasan

VIDEO: Ancam Sebar Foto Bersama Selingkuhan, DJ Peras Korbannya hingga Rp 80 Juta

Karena takut akan ancaman pelaku kata Ade, korban mengikuti kemauan pelaku dengan mentransfer sejumlah uang.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi

"Kemudian tersangka mengancam akan menyebarkan foto tersebut kepada beberapa orang, termasuk keluarga korban. Namun jika korban mau memberikan uang sesuai permintaan tersangka, maka foto tidak akan disebarkan," kata Ade.

VIRAL di Media Sosial! Rumah Super Megah Tak Berpenghuni Ini Dijual Murah

Karena hal itulah tambah Ade korban sudah berkali-kali memberikan uang sesuai yang diminta tersangka dengan cara ditransfer ke rekening yang disebutkan tersangka.

"Dan sampai saat ini uang korban yang sudah ditransfer atau diperas ke tersangka totalnya mencapai Rp 80 Juta," kata Ade.

Bahkan tambah, Ade, sekalipun jumlah uang yang diterima tersangka sudah mencapai Rp 80 juta, tersangka masih terus memeras korban dan melakukan pengancaman.

Menhub: Pengganti GT Cikarang Utama Siap Dioperasikan 23 Mei 2019

"Padahal foto yang diakui dimiliki tersangka sebenarnyabsama sekali tidak ada. Itu hanya cara tersangka saja mengancam korban untuk memerasnya," kata Ade.

Karena tak mau terus menerus dijadikan sapi perah, HK akhirnya melaporkan apa yang menimpanya ke Polda Metro Jaya, April 2019.

"Dari laporan itu kami kemudian melakukan penyelidikan. Dengan mengumpulkan semua informasi dan alat bukti, untuk mengungkap kasus ini dan membekuk pelaku" kata Ade.

Mudah Disusupi Malware, Pendiri Telegram Sindir WhatsApp

Dari hasil penyelidikan kata Ade, diketahui bahwa pelaku bukan seorang perempuan seperti pengakuannya pada korban lewat aplikasi pesan Whatsapp.

"Penyidik juga berhasil mengetahui tempat tinggal dan keberadaan pelaku," kata Ade.

Dari sana katanya penyidik akhirnya membekuk pelaku saat berada di tempat tinggalnya di Apartemen Mediterania Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Bagaimana Prospek IHSG Besok? Simak Penjelasan Analisis dan Rekomendasi Saham

Dari tangan pelaku tambah Ade, disita barang bukti yakni satu unit Handphone Iphone 6, satu unit Handphone Oppo A37 warna Gold, satu buah buku rekening BCA atas nama pelaku GA dan satu lembar kartu ATM BCA jenis gold.

Atas perbuatannya kata Ade, tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 369 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.(bum)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved