BPJS Kesehatan

Pelayanan BPJS Kesehatan di Bekasi Terancam Mundur, Warga Bekasi Tolak Rekomendasi DPRD

Warga Bekasi Gelar Petisi Tolak Rekomendasi Legislator Soal Integrasi KS NIK. Simak selengkapnya.

Pelayanan BPJS Kesehatan di Bekasi Terancam Mundur, Warga Bekasi Tolak Rekomendasi DPRD
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (GEMA MKGR) Kota Bekasi mengadakan aksi petisi untuk mendukung program kesehatan Pemerintah Kota Bekasi, yakni Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS NIK) di Hutan Kota pada Sabtu (18/5) petang. 

1. RSU Kramat 128

2. RSUD Johar Baru

3. RSUD Pademangan

4. RSU Cinta Kasih Tzu Chi

5. RSUD Kalideres

6. RSU Siloam Asri

7. RSU Andhika

8. RSU DR. Sutoyo Pusrehab

9. RSUD Jagakarsa

10. RSUD Mampang Prapatan

11. RSUD Kramat Jati

 Cerita Kisruh PKS, Fahri Hamzah Berkisah Soal Anis Matta: Banyak Politisi Takut Sama Prestasinya

 Syahrini Ambil Jalur Hukum Tangani Kasus Menyangkut Fotonya

 Ustadz Abdul Somad Sampaikan Waktu Salat Sunnah Dhuha, Niat Salah Duha, dan Tata Caranya

 Aura Kasih Bagikan Kisah Pengalaman Puasa Pertama Suaminya, dan Rencana ke Depannya

 Bayi Dikubur Hidup-Hidup Diselamatkan Seekor Anjing Lumpuh

 Ustadz Yusuf Mansur Beri Klarifikasi Soal Berita Hoaks Berkaitan dengan Prabowo Subianto

Meski demikian, pasien khusus pemegang kartu BPJS di RSUD masih tetap bisa mendapat pelayanan.

Sementara pasien BPJS di RS Swasta mengikuti aturan yang berlaku.

Masyarakat Dirugikan

Sebelumnya, sejumlah RS sudah memutuskan kontrak dengan BPJS Kesehatan karena persoalan yang sama.

Dikutip dari Tribunnews.com, Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rolas Sitinjak menyebut hal ini berdampak merugikan masyarakat.

Rolas mengatakan, pihak BPJS harus memulihkan operasional sementara, untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat karena putus kontrak ini.

"RS yang menghentikan layanan kesehatan BPJS sejak awal Januari 2019 dengan berbagai alasan, termasuk belum terakreditasi, dan masih dalam proses perpanjangan akreditasi RS, atau bahkan tidak memenuhi syarat rekredensialing dan Surat Izin Operasional belum terbit, tentu sangat merugikan masyarakat sebagai konsumen yang selama ini mendapatkan layanan BPJS," terangnya pada rilis yang diterima Tribunnews.com, Sabtu (5/1/2019).

"Menseksamai hal-hal tersebut, BPKN meminta Kemenkes dan BPJS segera melakukan pemulihan operasional pelayanan kesehatan BPJS atas RS bersangkutan."

"Termasuk exit strategy bagi keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah. Dengan demikian pasien RS di wilayah tersebut tetap bisa mendapatkan pelayanan optimal dari BPJS," sambungnya.

Rolas juga menyoroti persoalan antara BPJS Kesehatan dengan pihak RS.

 Cerita Kisruh PKS, Fahri Hamzah Berkisah Soal Anis Matta: Banyak Politisi Takut Sama Prestasinya

 Syahrini Ambil Jalur Hukum Tangani Kasus Menyangkut Fotonya

 Ustadz Abdul Somad Sampaikan Waktu Salat Sunnah Dhuha, Niat Salah Duha, dan Tata Caranya

 Aura Kasih Bagikan Kisah Pengalaman Puasa Pertama Suaminya, dan Rencana ke Depannya

 Bayi Dikubur Hidup-Hidup Diselamatkan Seekor Anjing Lumpuh

 Di Bulan Suci Ramadan Multaqo Ulama Ajak Semua Pihak Berhenti Berujar Kebencian dan Tebar Fitnah

 Perempatan Ahmad Yani Kota Bekasi Bakal Dibangun Jalan Layang karena Proyek Becakayu

Di mana BPJS Kesetahan masih banyak tunggakan ke RS.

"Pemerintah segera menyelesaikan kewajiban tunggakan BPJS kepada RS."

"Pemerintah juga harus bisa memberikan kepastian reimbursement BPJS untuk memastikan keberlangsungan operasional RS bersangkutan guna melayani pasien BPJS," ungkapnya.

Meski demikian, ia berharap agar pihak rumah sakit segera mengurus dan menyelesaikan soal akreditasi ini.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk rutin membayar iuran BPJS, agar persoalan kesehatan di Indonesia teratasi.

1 Juta Pasien Terancam Sulit Dapat Akses BPJS karena Masalah Akreditasi RS

Diberitakan BBC Indonesia, per 1 Januari 2019, sudah ada 65 rumah sakit swasta yang putus kontrak dengan BPJS Kesehatan di berbagai wilayah.

Selain akreditasi, ekredensialing atau uji kelayakan ulang juga menjadi kendala.

Kepala Bidang Advokasi Lembaga Swadaya Masyarakat BPJS Watch, Timboel Siregar, mengatakan, setidaknya satu juga pasien terancam kesulitan akses karena adanya pemutusan kontrak ini.

 Cerita Kisruh PKS, Fahri Hamzah Berkisah Soal Anis Matta: Banyak Politisi Takut Sama Prestasinya

 Syahrini Ambil Jalur Hukum Tangani Kasus Menyangkut Fotonya

 Ustadz Abdul Somad Sampaikan Waktu Salat Sunnah Dhuha, Niat Salah Duha, dan Tata Caranya

 Aura Kasih Bagikan Kisah Pengalaman Puasa Pertama Suaminya, dan Rencana ke Depannya

 Bayi Dikubur Hidup-Hidup Diselamatkan Seekor Anjing Lumpuh

 Sebanyak 20 Perwira Tinggi Angkatan Darat Naik Pangkat dengan Cara yang Berbeda

 TERBARU, Real Count KPU Pilpres Sabtu Pukul 13.45 Jokowi vs Prabowo Selisih Suara 12,2 Juta

 Tiga Link Live Streaming dan Prediksi Starting XI Persib vs Borneo FC: Persib Pasang Tiga Penyerang

Timboel mengasumsikan satu rumah sakit memiliki 50 kamar perawatan.

Sehingga paling tidak 65 rumah sakit yang gagal akreditasi memiliki 3.250 kamar rawat.

Jika satu kamar berisi tiga orang, secara hitung-hitungan kasar, akan ada 9.750 orang yang terdampak karena pemutusan kontrak ini.

 Cerita Kisruh PKS, Fahri Hamzah Berkisah Soal Anis Matta: Banyak Politisi Takut Sama Prestasinya

 Syahrini Ambil Jalur Hukum Tangani Kasus Menyangkut Fotonya

 Ustadz Abdul Somad Sampaikan Waktu Salat Sunnah Dhuha, Niat Salah Duha, dan Tata Caranya

 Aura Kasih Bagikan Kisah Pengalaman Puasa Pertama Suaminya, dan Rencana ke Depannya

 Bayi Dikubur Hidup-Hidup Diselamatkan Seekor Anjing Lumpuh

Dengan asumsi masa perawatan satu orang sekitar tiga hari dan kamar-kamar hanya terisi 80 persen saja, maka selama satu tahun akan ada 949.000 pasien akan terdampak pemutusan kontrak tersebut.

Apabila satu rumah sakit memiliki 100 kamar dan angka pasien rawat jalan dimasukkan dalam hitungan, jumlah orang yang terdampak bisa mencapai sekitar satu juta orang.

Angka tersebut masih belum termasuk jumlah rumah sakit yang tidak memenuhi syarat kredensialing.

"Kalau saya sih menghitung secara kasar satu jutaan pasien bisa (terdampak) satu tahun," kata Timboel, Senin (7/1/2019).(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Daftar 11 Rumah Sakit di Jakarta yang Putus Kontrak dengan BPJS Kesehatan, Bagaimana Nasib Pasien?

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved