Mudah Disusupi Malware, Pendiri Telegram Sindir WhatsApp

WhatsApp dilaporkan memiliki celah kemanan yang membuatnya berpotensi disisipi malware jenis mata-mata atau spyware lewat voice call.

Editor:
thinkstockphotos
Ilustrasi. Pendiri Telegram, Pavel Durov, mengatakan, WhatsApp tidak akan pernah aman. Durov mengungkapkan pandangannya tentang WhatsApp dalam sebuah blog. 

Sehingga pengguna disarankan untuk beralih menggunakan sistem operasi lain.

Micorosft telah mengimbau pengguna Windows Phone sebelumya untuk bermigrasi ke perangkat Android atau iOS.

Pengguna Windows Phone bisa memilih menggunakan perangkat Android versi 4.03 atau lebih baru atau perangkat iOS versi 8 atau lebih baru.

Real Madrid Jadi Klub Sepakbola dengan Brand Termahal di Dunia

WhatsApp juga mengumumkan tenggat untuk beberapa sistem operasi Android dan iOS lawas.

Pengguna Android versi 2.3.7 atau versi lebih lama, serta iOS 7 dan versi lebih lama, hanya akan bisa menggunakan layanan WhatsApp sampai tanggal 1 Februari 2020.

Perlu diperhatikan, bahwa pengguna perangkat kedua sistem operasi di atas tidak lagi bisa membuat akun WhatsApp baru ataupun melakukan verifikasi ulang akun yang sudah ada.

Karena pengembangan layanan sudah tidak tersedia, WhatsApp mewanti-wanti bahwa kemungkinan ada beberapa fitur yang tidak berfungsi sewaktu-waktu dan tidak bisa dilakukan pembaruan.

WhatsApp rutin memangkas dukungan untuk beberapa perangkat yang minim basis pengguna.

Sebelumnya, aplikasi layanan pesan instan ini telah menghentikan dukungan untuk sistem operasi Nokia Symbian S60, Nokia Series 40, BlackBerry OS, dan BlackBerry 10.

Terjebak Utang Pinjaman Online? Berikut Tips Melepas Utang Pinjaman Online

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bos Telegram Sebut WhatsApp Tidak Akan Pernah Aman

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved