Isu Kartu Sehat NIK

Ini Respon Wali Kota Bekasi soal Rekomendasi Integrasi KS NIK dengan BPJS Kesehatan

Kata Rahmat Effendi, fasilitas KS NIK yang dikeluarkan pemerintah daerah sangat membantu masyarakat meski beban anggaran yang dikeluarkan cukup besar.

Ini Respon Wali Kota Bekasi soal Rekomendasi Integrasi KS NIK dengan BPJS Kesehatan
Wartakotalive/Muhammad Azzam
Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat di Masjid Agung Al Barkah Bekasi, Jalan Raya Veteran, Margajaya, Kota Bekasi, pada Jumat (17/5/2019). 

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM -- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi beraksi soal adanya rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) 31 DPRD Kota Bekasi agar mengintegrasikan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS NIK) dengan BPJS Kesehatan.

Politisi partai Golkar ini justru mempersilahkan masyarakat yang menjawabnya.

"Tanyakan ke rakyat saja, KS NIK bermanfaat atau tidak untuk mereka," kata Rahmat Effendi.

Menurut Rahmat Effendi, saat ini sudah ada sekitar 960.000 warga Kota Bekasi yang memiliki KS NIK, yang pembiyaannya dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi dari hasil pajak warga setiap tahunnya.

"Kalau takut melayani rakyat, jangan jadi pejabat publik, yang penting tidak KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dan mark up (penggelembungan anggaran)," ujar Rahmat Effendi.

Rahmat Effendi juga mengingatkan kepada pihak yang meragukan fasilitas ini untuk mencermati Jamkesda melalui hati.

Kata Rahmat Effendi, fasilitas KS NIK yang dikeluarkan pemerintah daerah sangat membantu masyarakat, meski beban anggaran yang dikeluarkan cukup besar.

"Inilah bukti Pemerintah Kota Bekasi dalam mengusahakan sebuah proses kesehatan ke masyarakat meski kelas III tapi sudah mencapai 900.000 jiwa lebih yang merasakan dampaknya," imbuh Rahmat Effendi.

Menurut Rahmat Effendi, jumlah Kepala Keluarga (KK) di Kota Bekasi mencapai 702.000 KK.

Hingga kini pemerintah daerah masih mengupayakan mencetak sekitar 55.000 keping KS NIK lagi untuk KK yang belum terlindungi fasilitas ini.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved