Pasar Modal

Bagaimana Prospek IHSG Besok? Simak Penjelasan Analisis dan Rekomendasi Saham

Sejumlah analis memprediksi IHSG akan kembali melanjutkan koreksinya pada hari Senin (20/5/2019).

Editor:
thinkstockphotos
Ilustrasi. Pada hari Jumat (17/5/2019), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah hingga 1,17 persen ke level 5.826,87. Sejumlah analis memprediksi IHSG akan kembali melanjutkan koreksinya. 

Sentimen yang mempengaruhi IHSG dari luar negeri adalah perang dagang AS dan China yang masih berkelanjutan.

Melakukan pembelian secara bertahap dengan pertimbangan kinerja ketiga emiten diperkirakan mampu menjaga kinerja keuangan tetap stabil.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Pada hari Jumat (17/5/2019), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup melemah hingga 1,17 persen ke level 5.826,87.

Sejumlah analis memprediksi IHSG akan kembali melanjutkan koreksinya.

Direktur Avere Investama, Teguh Hidayat, mengatakan, IHSG bisa kembali turun dibanding potensi kenaikannya.

"Sentimen yang mempengaruhinya selain perang dagang juga kondisi politik di Indonesia khususnya pengumuman Hasil Rekapitulasi Pemilu 22 Mei mendatang," Teguh, kepada Kontan, Jumat (17/5/2019).

Selain itu sentimen yang mempengaruhinya juga riwayat pasar yang setiap Mei akan sepi.

Baru nanti akan memperlihatkan rebound habis lebaran. Keadaan ini yang membuat investor wait and see.

Sementara, Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan, pergerakan IHSG ke depan masih mengalami pelemahan, tapi tidak menutup kemungkinan adanya rebound/dead cat bounce.

"IHSG akan diproyeksikan berada di rentang 5.750-5.900," ujarnya.

Herditya mengatakan, sentimen yang mempengaruhi IHSG dari luar negeri adalah perang dagang AS dan China yang masih berkelanjutan.

Sedangkan dari dalam negeri Current Account Deficit (CAD) yang turun.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menyatakan IHSG diperkirakan bergerak melemah di rentang 5.790-5.900.

"Secara teknikal pelemahan sudah memasuki area oversold sehingga ada potensi untuk mengalami teknikal rebound dalam jangka pendek," katanya.

Alasan Warren Buffett Beli Saham Amazon Senilai Rp 13 Triliun

Halaman
123
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved