Pilpres 2019

KPU Tak Tuntut Pengamanan Khusus dari Polisi Saat Pengumuman Hasil Pemilu 2019, tapi Minta Doa

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan, pihaknya tidak akan meminta pengamanan khusus dari Kepolisian Republik Indonesia.

KPU Tak Tuntut Pengamanan Khusus dari Polisi Saat Pengumuman Hasil Pemilu 2019, tapi Minta Doa
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman, mencoba menduduki Kotak Suara yang terbuat dari karton tebal kedap air di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2018). 

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Arief Budiman menegaskan, pihaknya tidak akan meminta pengamanan khusus dari Kepolisian Republik Indonesia, jelang pengumuman hasil Pemilu 2019 pada Rabu (22/5/2019) pekan depan.

“Tidak ada, tak ada permintaan pengamanan khusus. Kita berharap baik-baik saja. Kita minta doanya dari rekan-rekan wartawan,” kata Arief Budiman susai menggelar rapat pleno rekapitulasi nasional di kantornya, Sabtu (18/5/2019).

Sebelumnya, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menanggapi santai pernyataan kubu pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang tak akan mengajukan banding ke MK terkait hasil Pemilu 2019.

Tiga Pantun Prabowo di Hari Buruh, Sebut yang Curang Akhlaknya Seperti Lutung

Menurutnya, jika kubu 02 tak mau mengajukan banding ke MK, berarti tahapan Pemilu 2019  sudah selesai pada hari penetapan hasil Pemilu 2019, yakni 25 Mei 2019.

“Ya tidak apa-apa, berarti secara hukum tahapannya selesai tanggal 25 Mei 2019. Tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh kecuali jalan hukum,” ujarnya, seusai bertemu Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).

Mahfud MD menjelaskan, hasil Pemilu akan tetap disahkan meskipun kubu Prabowo-Sandi mengajukan protes dengan tidak menghadiri penetapan.

Prabowo: Elite Kaya karena Mencuri dari Rakyat Namanya Pengkhianat Bangsa dan Negara

“Misal mereka tidak datang penetapan, tak mau tanda tangani berita acara, ya sudah selesai Pemilu,” tegasnya.

Pria asal Madura itu juga menegaskan manuver kubu Prabowo-Sandi tak membuat kepercayaan masyarakat kepada MK luntur.

“Siapa bilang tidak dipercaya? MK tetap dipercaya rakyat, yang tidak percaya kan provokator atau orang yang sedang emosional yang jumlahnya sedikit,” paparnya.

Prabowo Ingatkan Media Saat Orasi Hari Buruh: Hati-hati Kau, Kami Bukan Kambing yang Bisa Diatur

Sementara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan skema soal waktu penetapan presiden dan wakil presiden terpilih.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved