Geng Motor Mengganas di Jakarta Selatan, Wali Kota Marullah Minta Patroli Wilayah Ditingkatkan

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali meminta patroli wilayah ditingkatkan frekuensinya untuk mengantisipasi ulah geng motor.

Warta Kota/Feryanto Hadi
Geng motor mengamuk, berkonvoi dengan mengacungkan senjata tajam kepada siapa pun yang ditemuinya. 

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali meminta patroli wilayah ditingkatkan frekuensinya untuk mengantisipasi ulah geng motor.

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengingatkan seluruh komponen dapat lebih memperhatikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), terutama selama bulan Ramadan.

Terlebih, dalam beberapa hari terakhir ini marak aksi konvoi kelompok remaja bahkan ada yang menimbulkan korban jiwa.

WASPADA! Ini 6 Titik Lokasi Paling Rawan Terjadi Aksi Tawuran dan Geng Motor di DKI Jakarta

"Saya minta para camat, lurah dan semua stafnya untuk patroli, saya minta dukungan dari parah tokoh agama, dan tokoh masyarakat, jaga keamanan dan ketertiban, agar dapat menjalankan ibadah lebih baik," ucap Marullah, Sabtu (18/5/2019).

Sementara itu, Camat Jagakarsa, Mundari menyampaikan, pihaknya telah melakukan antisipasi adanya gangguan kamtibmas, dengan melakukan patroli secara intensif.

Setelah membikin keresahan, akhirnya gerombolan geng motor minta maaf, tapi polisi minta mereka segera menyerahkan diri atau ditangkap.
Setelah membikin keresahan, akhirnya gerombolan geng motor minta maaf, tapi polisi minta mereka segera menyerahkan diri atau ditangkap. (Kompas TV)

"Jalur kita sangat rawan, pertama trek-trekan, kedua ada titik yang rawan tawuran. Tapi ini semua bisa diantisipasi oleh warga masyarakat," ujar Mundari.

Kemudian mengenai penanganan, lanjut Mundari, setiap malam tiga pilar yaitu TNI, Polri dan pemerintah, dibantu masyarakat selalu melakukan patroli pada waktu-waktu rawan.

PENTING, Ini Titik Lokasi Kawasan Rawan Tawuran Geng Motor di Jakarta Selatan

"Jam rawannya itu setelah, tarawih dan menjelang sahur. Kemudian untuk daerah rawan seperti di Jalan Raya Lenteng Agung, Jalan Ranco yang berbatasan dengan Jakarta Timur , wilayah Srengseng Sawah dan beberapa titik lainnya, dan itu semua sudah disekat atau dijaga," tuturnya.

Dengan adanya kegiatan patroli yang intensif itu, Mundari berharap, semua masyarakat bisa beribadah dengan nyaman, dan kondisi di lingkungan pun selalu kondusif.

Kawanan Begal di Jalan Daan Mogot Ternyata Anggota Geng Motor Gabores dan Positif Narkoba

Ia juga berpesan kepada para pemuda, agar tidak berkumpul-kumpul di jalan pada tengah malam, karena dikhawatirkan akan memancing keributan dengan kelompok lain yang melintas.

"Mending pemuda ke masjid Tadarusan, dari pada nongkrong malam-malam dan akhirnya memancing (keributan)," tambahnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved