Bupati Non Aktif Bekasi Neneng Hassanah Telah Melahirkan di Rutan, Bayinya Sehat di Poliklinik

Menurut Lilis, saat ini, bayi Neneng dalam kondisi sehat di Poliklinik. “Beliau belum cerita,”

Bupati Non Aktif Bekasi Neneng Hassanah Telah Melahirkan di Rutan, Bayinya Sehat di Poliklinik
Kompas.com/Dylan Aprialdo Rachman
BUPATI Bekasi Neneng Hassanah Yasin di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (30/10/2018). 

Kader Partai Golkar ini pun enggan berurusan lagi dengan partai politik. "Tidak ingin. Saya merasa bersalah," kata Neneng saat persidangan, Rabu (10/4/2019).

Neneng bahkan mengaku, telah mengajukan pengunduran diri ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (15/10/2018) malam. Neneng Hasanah Yasin menjalani pemeriksaan KPK seusai ditetapkan sebagai tersangka bersama 8 tersangka lainnya, terkait suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.
Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan

Namun sampai saat ini, dirinya mengaku belum menerima surat keputusan pengunduran diri tersebut.

"Saya sudah mengundurkan diri, tapi SK (surat keputusan) belum diterima," katanya.

Neneng yang saat itu tengah berbadan dua itu pun meminta majelis hakim untuk mengabulkan menjadi tahanan kota, mengingat dirinya dalam waktu dekat ini akan melahirkan.

"Saya mohon status tahan kota bisa dikabulkan untuk melahirkan," kata Neneng.

Mudik Lebaran ke Solo via Tol Trans Jawa Rp 394.500, Tarif Terjauh Rp 775.500, Ini Rincian Tarifnya

Menanggapi hal tersebut, majelis Hakim, jaksa dan pengacara memutuskan penundaan persidangan selama tiga pekan.

Setelah Neneng melahirkan ia akan akan kembali ke persidangan untuk mendengar tuntutan dari jaksa.

Seperti diketahui, Neneng dinilai jaksa bersalah dalam perkara suap proyek perizinan pembangunan Meikarta dengan menjatuhkan tuntutan pidana terhadap Neneng berupa pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan dan pidana denda sebesar Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan.

Neneng Hasanah Yasin dan terdakwa lainnya simak dakwaan.
Neneng Hasanah Yasin dan terdakwa lainnya simak dakwaan. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Jaksa juga menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa Neneng berupa membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp 318 juta.

Selain Neneng, Jaksa juga menuntut empat pejabat Pemkab Bekasi yang merupakan anak buah Neneng.

Keempat pejabat ini diyakini Jaksa turut serta menerima suap terkait perizinan proyek Meikarta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Non-aktif Bekasi Melahirkan di Rutan, Bagaimana Nasib Bayinya?",
Penulis : Kontributor Bandung, Agie Permadi

Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved