Pilpres 2019

Ancaman Bom Tanggal 22 Mei Bukan Isapan Jempol. Mengapa Teroris Tunggangi Pemilu? Ini Kata Pengamat

Aksi teror mereka pada momentum Pemilu selain sebagai bentuk perlawanan terhadap negara, juga karena pertimbangan strategis memanfaatkan kerawanan

Ancaman Bom Tanggal 22 Mei Bukan Isapan Jempol. Mengapa Teroris Tunggangi Pemilu? Ini Kata Pengamat
ISTIMEWA
Sejumlah anggota Densus 88 Anti Teror melakukan penggerebekan terhadap dua terduga teroris di Kampung Pangkalan RT 11/04, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/5/2019). 

"Karena mereka (para terduga teroris) akan menyerang semua massa, termasuk aparat," kata dia.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Mantan Wakapolda Jawa Timur itu juga menegaskan adanya ancaman itu melalui sebuah video yang diperlihatkan kepada awak media.

Video itu berisi pengakuan seorang terduga teroris berinisial DY alias Jundi, yang mengaku akan menyerang kerumunan massa saat 22 Mei. Bahkan yang bersangkutan telah merangkai bom.

"Yang mana pada tanggal tersebut sudah kita ketahui bahwa di situ akan ada kerumunan massa yang merupakan event yang bagus untuk saya untuk melakukan amaliyah, karena di situ memang merupakan pesta demokrasi yang menurut keyakinan saya adalah sirik akbar yang membatalkan keislaman. Yang termasuk barokah melepas diri saya dari kesyirikan tesebut," kata DY seperti dikutip dari video tersebut.

Selain di video juga muncul berupa gambar di grup WA.

Contoh ancaman bom di grup WA

Contoh ancaman bom

di grup WA (Whatsapp)

Meski demikian, Iqbal meminta masyarakat untuk tetap tenang.

Pasalnya Densus 88 sudah melakukan sejumlah antisipasi dengan penangkapan atau preventive strike.

Selain itu, jenderal bintang dua itu menjamin pula pihaknya akan menjaga keamanan dan mengantisipasi segala aksi terorisme.

"Densus 88 tentu sudah memiliki strategi untuk itu semua sehingga alhamdullilah beberapa hari lalu kita dapat melakukan upaya paksa kepolisian yaitu penangkapan terhadap kelompok ini. Kita tidak ingin ini terjadi, kita tidak ingin ini terjadi, sekali lagi, di kerumunan massa," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Analis Terorisme: Ada Ancaman Teroris Akan Beraksi Saat Aksi Massa 22 Mei,
Penulis: Srihandriatmo Malau

Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved