Pilpres 2019

Amien Rais Bilang Permainan Belum Selesai, Katanya Rakyat Tak Takut Bedil, Meriam, Panser, dan Tank

KETUA Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais mempertanyakan sejumlah ancaman pasal makar yang ditujukan kepada pengkritik pemerintah.

Amien Rais Bilang Permainan Belum Selesai, Katanya Rakyat Tak Takut Bedil, Meriam, Panser, dan Tank
TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA
Amien Rais dalam diskusi 'Refleksi Malari, Ganti Nakhoda Negeri?” yang digelar Seknas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019). 

KETUA Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mempertanyakan sejumlah ancaman pasal makar yang ditujukan kepada pengkritik pemerintah.

Menurut Amien Rais, mereka yang dengan mudahnya menerapkan pasal makar, seperti tidak pernah membaca Undang-undang Dasar 1945.

"Mereka enggak pernah baca Undang-undang Dasar 45, enggak paham Pancasila, enggak paham demokrasi, enggak paham kedaulatan rakyat," kata Amien Rais dalam pidato deklarasi Gerakan Kedaulatan Rakyat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Wiranto: Makanya Kalau Enggak Mau Berurusan Sama Polisi Jangan Ngomong Macam-macam

Amien Rais mengatakan, perjuangan Pemilu 2019 belum selesai. Ia meminta dalam menyuaraan tuntutan, pendukungnya tidak takut terhadap ancaman apa pun, termasuk senjata.

"Saudara-saudara, ini permainan belum selesai. Kami jangan ditakuti dengan bedil, dengan meriam, dengan panser, tank. Bagi rakyat itu hanya abal-abal, tidak akan mempengaruhi kekuatan kita," paparnya.

Amien Rais yang juga anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi itu mengatakan, rakyat Indonesia harus berjuang.

Wiranto Perintahkan Polisi dan Tentara Simpan Senapan pada 22 Mei, Katanya Pakai Pentungan Saja Dulu

Rezim saat ini menurutnya tidak bisa bekerja dan hanya menyengsarakan rakyat.

"Pesan kami ini, dan sekarang pesan kami-kami ini kepada petahana yang rezimnya sudah 4 tahun lebih ternyata enggak bisa apa-apa, bahkan menurut kami telah menyengsarakan rakyat indonesia," paparnya.

Sebelumnya, sejumlah tokoh mendeklarasikan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat, di Jalan Proklamasi, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

KPU Bakal Tetapkan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih pada 25 Mei 2019, Jika Hal Ini Tidak Terjadi

Mereka yang hadir dalam deklarasi tersebut adalah Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Politikus Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto, dan Ketua Umum FPI Ustaz Sobri Lubis.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved