Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi DKI Jakarta Selesai Sudah, tapi Saksi Parpol Ogah Tanda Tangan

Nggak ada apa-apa, PKPU 4 2019 sepanjang kita sudah paparkan mekanisme penyampaian keberatan, kita paparkan prosedurnya.

Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi DKI Jakarta Selesai Sudah, tapi Saksi Parpol Ogah Tanda Tangan
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ketua KPU DKI Betty Epsilon Idroos 

Walau melalui berbagai liku hingga molor selama lima hari dari jadwal yang ditetapkan, Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi DKI Jakarta telah selesai dilakukan.

Namun, polemik kembali terjadi, sejumlah saksi partai politik tidak bersedia menandatangani hasil rekapitulasi suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Terkait hal tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Betty Epsilon Idrus menyampaikan penolakan saksi untuk menandatangi hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi tidak menjadi masalah.

Tepati Janji, KPU DKI Kembali Gelar Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi, Tapi Ditunda Lagi

Ketua KPU DKI Sebut Rekapitulasi Suara Meleset Tiga Hari dan Ditargetkan Selesai Hari Rabu

KPU DKI Temukan 7,554 Pemilih Ganda Jelang Pemilu 2019, Ini Perincian di 5 Kota Administrasi

Sebab, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2019 tentang mekanisme pemilu, pihaknya dapat melanjutkan hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi tersebut kepada KPU Republik Indonesia untuk dirapatkan dalam rekapitulasi suara tingkat nasional.

Sebab, dalam Peraturan KPU tersebut, dijelaskan hasil rekapitulasi dianggap sah apabila keberatan ditanggapi oleh pihak KPU selama proses rekapitulasi.

Diperiksa 14 Jam dengan 51 Pertanyaan, Kivan Zen Nyatakan Siap Terima Keputusan Penyidik

Dalam hal ini, menurutnya, tidak ada keberatan yang disampaikan para saksi ketika pihaknya memaparkan hasil rekapitulasi.

"Nggak ada apa-apa, PKPU 4 2019 sepanjang kita sudah paparkan mekanisme penyampaian keberatan, kita paparkan prosedurnya. Makanya tadi saya tanya, ketika enam kabupaten-kota kita bacakan, kan tidak ada masukan sama sekali dari partai politik dan menerima dan dapat kita tetapkan baik 01 maupun 02," ungkapnya kepada wartawan usai rapat di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan pada Jumat (17/5/2019) malam.

Oleh karena itu, dirinya juga mengaku heran terkait penolakan para saksi. Sebab, dirinya menyebut pihaknya telah memaparkan mekanisme Rapat Pleno Rekapitulasi Suara dan mempersilahkan saksi menyampaikan pendapat.

"Tadi sudah dijelaskan. Mekanisme PKPU 4 2019 Kita hanya mempersilahkan pada saksi yang mau bertandatangan saja, yang engga kita ga bisa maksa," jelas Betty.

Mayat Wanita Korban Hanyut Minggu Lalu Baru Ditemukan di Sungai Cikeas

"Tadi enam kabupaten-kota sudah kita bacakan dan tidak ada mekanisme keberatan saat pembacaan DB 1 dari enam kabupaten-kota, hari ini sebenernya tinggal baca rekap kabupaten-kota," tambahnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi DKI Jakarta telah selesai digelar KPU DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan pada Jumat (17/5/2019).

Tahapan selanjutnya, KPU akan membacakan hasil rekapitulasi suara seluruh wilayah Ibu Kota, mulai dari Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg), baik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved