Di Era Digital, Tren Masyarakat Cari Informasi Properti Semakin Meningkat

Sekarang mencari informasi properti di era digital sangat tinggi untuk dibeli maupun sebagai investasi.

Di Era Digital, Tren Masyarakat Cari Informasi Properti Semakin Meningkat
thinkstockphotos
Ilustrasi. Pemenuhan informasi di era digital saat ini yang semakin tinggi. Hal itu berbanding lurus dengan kebutuhan masyarakat akan informasi properti. 

Tak hanya mereka yang baru mencari tahu seputar pasar properti, sebagian besar masyarakat Indonesia bahkan sedang aktif mencari properti untuk dibeli atau bahkan investasi.

Pencarian itu didominasi oleh millenials, yang memiliki rentang usia 22-28 tahun, dengan rentang gaji Rp 5 juta - Rp 10 juta.

Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan masyarakat dalam membeli properti, seperti lokasi sebagai prioritas pertama dengan persentase 20,68 persen.

Kemudian diikuti harga (20,50 persen), fasilitas (20,03 persen), promo khusus (19,52 persen), dan desain (19,28 persen).

Efek Perang Dagang, Kinerja Reksadana Saham Terkena Dampak dari IHSG

Lantas bagaimana dengan permintaan properti di Indonesia?

Menariknya, seperti yang tercatat di situs Rumah123.com permintaan properti 2019 tetap meningkat jika dibanding 2018, baik dari sisi penjualan atau sewa.

"Khusus untuk sewa, pertumbuhannya bahkan dua kali lipat dari persentase penjualan," kata Maria, Jumat (17/5/2019).

Adapun berdasarkan tipenya, apartemen mengalami peningkatan permintaan yang tinggi dibanding rumah, yang meningkat hingga 42,85 persen dari tahun sebelumnya.

Sayangnya, masih banyak informasi yang belum didapat oleh para pelaku pasar properti ini.

Sebagai contoh, masih banyak orang yang belum mengetahui program KPR milenial, program yang khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi generasi milenial.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved