Aksi Terorisme

Demo 22 Mei 2019 Berpotensi Serangan Teroris, Begini Penjelasan Polisi

Mabes Polri sebut demo 22 Mei 2019 berpotensi serangan teroris. Maka dari itu, Mabes Polri imbau seluruh masyarakat tak ikut demo 22 Mei 2019.

Demo 22 Mei 2019 Berpotensi Serangan Teroris, Begini Penjelasan Polisi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal 

Dari tangan mereka kata Iqbal diamankan lima bom rakitan, bahan kimia bom senyawa TATP atau mother of satan, empat pistol dan dua busur panah.

"Sembilan tersangka yang kami tangkap bulan Mei diketahui merupakan anggota aktif JAD dan pernah mengikuti pelatihan paramiliter di dalam negeri dan berangkat ke Suriah"

"Lalu ada dua orang lainnya yang juga kami tangkap Mei ini dan jaringan kelompok yang merupakan deportan dari Suriah. Kedua orang ini sempat hijrah ke Suriah dan belajar membuat bom di Camp Aleppo Suriah," kata Iqbal.

Dari data dan fakta ini katanya kelompok para pelaku terorisme ini benar-benar sudah merencanakan aksi pengeboman secara cermat.

Yakni, dengan memanfaatkan momentum demokrasi saat aksi massa 22 Mei datang.

"Tim Densus 88 masih dan akan terus melakukan pengembangan dan penyidikan untuk menangkap anggota jaringan mereka lainnya sebagai langkah preventif straight," kata Iqbal. (BUM)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved