Pilpres 2019

Klaim Kemenangan Prabowo 54 Persen Dinilai Janggal, Ini Daftar Keanehannya & Penjelasan Lengkap

Klaim Kemenangan Prabowo 54 Persen Dinilai Janggal, Ini Daftar Keanehannya. Simak selengkapnya.

Klaim Kemenangan Prabowo 54 Persen Dinilai Janggal, Ini Daftar Keanehannya & Penjelasan Lengkap
Kolase foto Tribun Manada/Vibe
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya ditantang untuk pindah negara jika Prabowo Subianto menang Pilpres 2019. 

Ya, hasil real count KPU memang masih tak jauh berbeda dengan hasil quic count 12 lembaga survei kredibel yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

 Anjing Pelacak Polisi Ungkap Pelaku Mutilasi Wanita di Pasar

 Begini Saat Polisi Ciduk Dua Perempuan Perekam dan Penyebar Video Ancam Penggal Kepala Jokowi

 Benahi Kesemrawutan Tanah Abang, Pemprov DKI Bakal Bangun Kantor Bersama di Jatibaru

 Ini Dua Fitur Unggulan yang Hadir Pertama Kali di Realme X, Simak Varian, Harga, dan Spesifikasinya

 Datang Sebagai Penonton, Marko Simic Sempat Terharu Kembali ke Stadion GBK

Kubu pasangan calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto melalui Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyebut kemenangan kubu 02 di angka 54,24 persen.

Pernyataan tersebut diungkapkan Juru Bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria di acara program Sapa Indonesia Malam KompasTV, Selasa (14/5/2019).

Hal tersebut dipertanyakan Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya soal hasil rekapitulasi suara internal Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

  Anjing Pelacak Polisi Ungkap Pelaku Mutilasi Wanita di Pasar

 Begini Saat Polisi Ciduk Dua Perempuan Perekam dan Penyebar Video Ancam Penggal Kepala Jokowi

 Benahi Kesemrawutan Tanah Abang, Pemprov DKI Bakal Bangun Kantor Bersama di Jatibaru

 Ini Dua Fitur Unggulan yang Hadir Pertama Kali di Realme X, Simak Varian, Harga, dan Spesifikasinya

 Datang Sebagai Penonton, Marko Simic Sempat Terharu Kembali ke Stadion GBK

Dikutip dari TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Yunarto saat menjadi narasumber di program 'Kompas Petang' yang tayang di KompasTV, Rabu (15/5/2019).

Awalnya, Yunarto menyebutkan, dirinya mengharapkan data dan penjelasan yang 'bombastis' dari BPN terkait data kemenangan 54,24 persen tersebut.

Hal itu sekaligus untuk menunjukkan jika adanya kecurangan, serta data yang menunjukkan kemenangan kubu 02.

Pasalnya, dengan data tersebut, BPN harus bisa menunjukkan sejumlah klaim yang menunjukkan bahwa ada kesalahan pada hasil quick count hingga pada hasil yang dimiliki KPU.

Namun data dan penjelasan dari pihak BPN dinilai tidak sesuai dengan harapan.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved